logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Jember Perkuat Implementasi SAKIP melalui Pendampingan Pra-Evaluasi Tahun 2026

  • 15 Mei 2026
  • Dibaca 106 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-jember-perkuat-implementasi-sakip-melalui-pendampingan-pra-evaluasi-tahun-2026-20260515

Dinkes PPKB Jember Perkuat Implementasi SAKIP melalui Pendampingan Pra-Evaluasi Tahun 2026

JEMBER, 15 MEI 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Pendampingan Pra-Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 di Aula Dinkes PPKB Jember pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas perencanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja perangkat daerah agar lebih efektif, terukur, serta akuntabel.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardani, S.Psi., M.Kes., Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Naila Athiyyah, SKM, jajaran pegawai Dinkes PPKB, serta tim pendamping dari Bappeda, Inspektorat, dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Jember.

Pada kegiatan tersebut, perangkat daerah melakukan pembahasan terkait perbaikan pohon kinerja, perubahan perjanjian kinerja tahun 2026, perbaikan indikator kinerja utama, hingga penyempurnaan laporan kinerja Triwulan I Tahun 2026. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi antara perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, dan capaian kinerja organisasi.

Sekretaris Dinas Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardani, S.Psi., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan pra-evaluasi menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pendampingan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama agar seluruh bidang dapat menyusun perencanaan dan pelaporan yang lebih terukur serta selaras dengan target pembangunan kesehatan daerah.

Sementara itu, Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Naila Athiyyah, SKM, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh bidang dalam proses implementasi SAKIP agar capaian kinerja perangkat daerah dapat dipantau secara optimal.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap seluruh bidang dapat memahami pentingnya penyelarasan antara dokumen perencanaan, indikator kinerja, hingga laporan capaian sehingga proses evaluasi berjalan lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Paparan implementasi SAKIP Dinkes PPKB kemudian disampaikan oleh Moch. Riza Herwanto, S.KM. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa implementasi SAKIP tidak hanya berfokus pada administrasi pelaporan, tetapi juga memastikan seluruh program dan kegiatan memiliki keterkaitan langsung terhadap target pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat

“Implementasi SAKIP harus mampu menunjukkan keterhubungan antara perencanaan, pelaksanaan program, pengukuran kinerja hingga evaluasi. Dengan begitu, seluruh kegiatan yang dilakukan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pencapaian target pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia juga memaparkan sejumlah strategi penguatan akuntabilitas kinerja di lingkungan Dinkes PPKB, mulai dari optimalisasi monitoring dan evaluasi berbasis teknologi informasi, penguatan laporan berkala, hingga pemanfaatan aplikasi E-SAKIP dan Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan secara real time.

Dalam forum tersebut, peserta turut melakukan desk evaluasi dan pembahasan dokumen kinerja secara berjenjang. Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain penguatan indikator kinerja utama, penyusunan rencana aksi berbasis hasil evaluasi, serta peningkatan pemanfaatan sistem informasi dalam proses monitoring dan pelaporan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. (ken)

Galeri Foto