Dinsos PPPA Jember Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Melalui Puspaga
- 08 Oktober 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Dinsos PPPA Jember Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Melalui Puspaga
JEMBER, 8 OKTOBER 2026 — Upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA). Salah satunya dilakukan dengan memperkuat peran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) hingga tingkat kecamatan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak melalui Puspaga yang digelar di Aula Barat Pemkab Jember, Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 31 Ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Jember. Selain itu, turut hadir sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di antaranya Bagian Hukum, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Inspektorat, Bapperinda, Diskominfo, Dispendik, Disnakertrans, Dispendukcapil, serta sekretaris dan seluruh kepala bidang di lingkungan Dinsos PPPA Jember.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya keluarga sebagai ruang pertama dalam memberikan perlindungan, pendampingan, sekaligus pencegahan berbagai persoalan yang dapat berdampak terhadap perempuan dan anak.
Narasumber Drs. Joko Sutriswanto, M.Si., memberikan materi mengenai Puspaga, termasuk peran dan fungsinya dalam membantu keluarga menghadapi berbagai permasalahan. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk memperkuat peran keluarga sekaligus membangun layanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Sekretaris Dinsos PPPA Jember, Sri Rahayu Wilujeng, SE, MM, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menambah pengetahuan, pemahaman, dan wawasan peserta mengenai peran strategis keluarga.
Menurutnya, penguatan Puspaga juga membutuhkan dukungan dan sinergi lintas sektor. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Jember.
“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman yang semakin luas tentang peran krusial sebuah keluarga,” ujarnya.
Sri Rahayu menambahkan, penguatan Puspaga juga menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan sinergisitas antarinstansi, termasuk dalam mendukung peningkatan kategori pada Penilaian Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) berikutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Jember, dr. Oktavia Wahyu Krisna Murti, MM, mendorong seluruh Ketua TP PKK yang hadir untuk berperan aktif dalam membantu pembentukan Puspaga di tingkat kecamatan.
“Diharapkan seluruh Ketua TP PKK dapat aktif membantu terbentuknya Puspaga di tingkat kecamatan secepatnya,” katanya.
Dengan semakin dekatnya layanan Puspaga dengan masyarakat, Dinsos PPPA Jember berharap keluarga memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi, pembelajaran, dan pendampingan dalam menghadapi berbagai persoalan keluarga, sekaligus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak dari lingkungan keluarga. (wln)