DinsosPPPA Jember Ikuti FGD Kelembagaan PUSPAGA, Perkuat Layanan Kualitas Keluarga di Daerah
- 12 Juni 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
DinsosPPPA Jember Ikuti FGD Kelembagaan PUSPAGA, Perkuat Layanan Kualitas Keluarga di Daerah
MALANG, 11 JUNI 2026– Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPPPA) Kabupaten Jember mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelembagaan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Kualitas Keluarga (PPKK) DP3AK Jawa Timur, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Bakorwil III Provinsi Jawa Timur, Kota Malang, tersebut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah yang membidangi urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. DinsosPPPA Jember menjadi salah satu peserta yang turut mengikuti pembahasan terkait penguatan kelembagaan PUSPAGA.
FGD ini menghadirkan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3AK Jawa Timur sebagai narasumber utama. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah provinsi berupaya menyamakan persepsi seluruh daerah mengenai tujuan, fungsi, serta layanan yang diberikan oleh PUSPAGA sebagai lembaga layanan peningkatan kualitas keluarga.
Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengumpulkan data dan informasi terkait perkembangan PUSPAGA di masing-masing kabupaten dan kota. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam memperkuat penyelenggaraan layanan yang berfokus pada ketahanan keluarga dan pengasuhan anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan panitia, dan doa bersama. Selanjutnya peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai peningkatan kapasitas lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas keluarga. Materi tersebut menitikberatkan pada pentingnya keberadaan PUSPAGA sebagai pusat edukasi, konsultasi, dan pendampingan bagi keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan pengasuhan, perlindungan anak, hingga penguatan hubungan antaranggota keluarga.
Setelah sesi pemaparan materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok diskusi. Pada sesi FGD, masing-masing kabupaten dan kota memaparkan kondisi, capaian, tantangan, serta kebutuhan dalam pembentukan maupun pengembangan PUSPAGA di daerahnya.
Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak DinsosPPPA Jember, Sugeng Riyadi, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa forum ini memberikan banyak masukan bagi daerah dalam mempersiapkan pembentukan dan penguatan kelembagaan PUSPAGA.
“Melalui FGD ini, kami memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait standar layanan, sarana pendukung, serta regulasi yang diperlukan dalam pengembangan PUSPAGA. Selain itu, kami juga dapat belajar dari pengalaman daerah lain yang telah lebih dulu mengembangkan layanan PUSPAGA,” ujarnya.
Menurut Sugeng, keberadaan PUSPAGA memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga melalui layanan edukasi, konsultasi, dan pendampingan. Karena itu, hasil diskusi dan rekomendasi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan penting bagi DinsosPPPA Jember dalam memperkuat langkah-langkah pembentukan dan pengembangan PUSPAGA di Kabupaten Jember.
Dengan adanya kesamaan persepsi dan dukungan regulasi yang kuat, diharapkan PUSPAGA dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat layanan pembelajaran keluarga yang mampu meningkatkan kualitas pengasuhan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung terwujudnya perlindungan anak yang lebih baik di Kabupaten Jember. (wln)