logo ppid jember kim
Oleh : Perumda Perkebunan Kahyangan Jember

DIREKSI PERUMDA PERKEBUNAN KAHYANGAN JEMBER HADIRI UNDANGAN RAPAT DISPARBUD KAB. JEMBER TENTANG TIM KAJIAN JALUR PENDAKIAN GUNUNG ARGOPURO

  • 17 Desember 2024
  • Dibaca 1647 Kali
Bagikan Via:
direksi-perumda-perkebunan-kahyangan-jember-hadiri-undangan-rapat-disparbud-kab-jember-tentang-tim-kajian-jalur-pendakian-gunung-argopuro

DIREKSI PERUMDA PERKEBUNAN KAHYANGAN JEMBER HADIRI UNDANGAN RAPAT DISPARBUD KAB. JEMBER TENTANG TIM KAJIAN JALUR PENDAKIAN GUNUNG ARGOPURO

Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi terkait rencana survei kelayakan jalur pendakian ke Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Iyang melalui Jember pada 10 Oktober 2024, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kembali mengadakan rapat lanjutan. Rapat ini digelar di Balai Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, guna membahas persiapan pendakian Gunung Argopuro, atau yang dikenal sebagai Gunung Hyang.

Pemilihan Desa Suci sebagai lokasi rapat didasari fakta bahwa terdapat 10 rintisan jalur pendakian Gunung Argopuro via Jember, yang semuanya belum diresmikan. Beberapa jalur yang sering digunakan oleh pegiat alam meliputi, Jalur Peltuk, Perkebunan Gunung Pasang, Desa Suci, Kecamatan Panti, Jalur Lindungan, Perkebunan Gunung Pasang, Desa Suci, Jalur Perkebunan Katajik, Desa Suci dan jalur perkebunan Kali Klepuh, Desa Suci.

Hadir dalam rapat tersebut semua elemen mulai dari Muspika kecamatan Panti, para pimpinan Perusahaan sekitar, salah satunya Direktur Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Destata, Pokdarwis, dan bank sampah.

Bank Sampah Larahan Makmur.Dalam arahannya, Camat Panti mengingatkan para pendaki untuk mempersiapkan segala kebutuhan pendakian secara matang. Trek Gunung Argopuro merupakan jalur terpanjang di Pulau Jawa, mencapai 40 km dengan ketinggian 3.088 mdpl. Pendaki diimbau untuk terlebih dahulu menghubungi atau meminta izin kepada pihak terkait, seperti tim SAR, Polsek Panti, Koramil Panti, dan Pemerintah Desa Suci, ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bidang Dinas Pariwisata Jember, Deta Irama Kasih. Ia menekankan pentingnya kelengkapan persyaratan administratif dan teknis sebelum melakukan pendakian. Persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan adalah kunci untuk keselamatan pendaki dan keberlanjutan wisata ini, tutupnya.