Tak Hanya Kejuaraan, FAJI Jember Hadir di Garis Depan Bencana
- 30 April 2026
- Dibaca 248 Kali
Bagikan Via:
Tak Hanya Kejuaraan, FAJI Jember Hadir di Garis Depan Bencana
JEMBER, 30 APRIL 2026 - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) tidak hanya dikenal sebagai cabang olahraga yang berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di Kabupaten Jember, eksistensi FAJI semakin menunjukkan kontribusi nyata, baik dalam pembinaan atlet maupun keterlibatan langsung dalam aksi-aksi penyelamatan saat terjadi bencana.
Olahraga arung jeram sendiri memiliki daya tarik tersendiri, khususnya bagi kalangan anak muda yang menyukai tantangan dan aktivitas pemacu adrenalin. Mengarungi derasnya arus sungai bukan hanya soal keberanian, tetapi juga membutuhkan kekompakan tim, keterampilan teknis, serta kesiapan fisik yang baik. Hal inilah yang menjadikan arung jeram semakin diminati dan berpotensi besar untuk dikembangkan.
Namun di balik itu, FAJI Jember juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Mereka kerap terlibat dalam proses pencarian korban hanyut di sungai, serta turut membantu masyarakat saat terjadi bencana banjir. Peran ini menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi juga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, mengapresiasi kiprah FAJI yang dinilai mampu memadukan antara olahraga dan kemanusiaan. Menurutnya, keberadaan FAJI menjadi contoh positif bagi cabang olahraga lain.
“Olahraga arung jeram yang dikembangkan oleh FAJI bukan hanya soal prestasi dan kejuaraan semata, tetapi juga memiliki nilai sosial yang sangat tinggi. Kami melihat peran FAJI di Jember sangat luar biasa, terutama dalam kegiatan kemanusiaan seperti pencarian korban hanyut hingga penanganan bencana banjir. Ini menjadi bukti bahwa olahraga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.
Ia juga menambahkan bahwa arung jeram memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata olahraga atau sport tourism yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah.
Sementara itu, Ketua Harian FAJI Jember, Erwin Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam membina atlet sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada seluruh anggota.
“FAJI tidak hanya fokus mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk jiwa sosial para anggotanya. Kami selalu menanamkan bahwa kemampuan yang dimiliki harus bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti rescue dan kebencanaan,” jelasnya.
Ke depan, FAJI Jember berharap dapat terus berkembang sebagai wadah positif bagi generasi muda, tidak hanya dalam meraih prestasi olahraga, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan dan pembangunan daerah. (mel)