logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tenaga Kerja

Disnaker Lamongan Study Tiru ke Disnaker Jember, Pelajari Pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT

  • 08 Oktober 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
disnaker-lamongan-study-tiru-ke-disnaker-jember-pelajari-pelaksanaan-bpjs-ketenagakerjaan-dbhcht-20261008

Disnaker Lamongan Study Tiru ke Disnaker Jember, Pelajari Pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT

JEMBER, 08 OKTOBER 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember menerima kunjungan study tiru dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan pada Rabu, 07 Oktober 2026, bertempat di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember.

Kunjungan ini difokuskan pada pembelajaran mendalam mengenai pelaksanaan program penerima BPJS Ketenagakerjaan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sebuah program inovatif yang telah berhasil diimplementasikan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya buruh tani tembakau dan pekerja rentan di Kabupaten Jember.

Kehadiran Disnaker Kabupaten Lamongan dalam kegiatan study tiru ini merupakan pengakuan nyata atas keberhasilan dan inovasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dalam mengelola dan mengimplementasikan program BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT secara efektif, terstruktur, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Melalui forum ini, kedua belah pihak berdialog secara terbuka mengenai mekanisme pelaksanaan, tantangan yang dihadapi, strategi penyelesaian masalah, serta praktik terbaik yang dapat diadaptasi oleh Disnaker Lamongan dalam mengembangkan program serupa di wilayahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., menyambut hangat kunjungan Disnaker Lamongan dan menyampaikan bahwa pertukaran pengalaman dan pengetahuan antardaerah merupakan salah satu cara paling efektif dalam mendorong peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan secara nasional.

"Kami dengan senang hati menyambut kunjungan dari Disnaker Lamongan. Berbagi pengalaman antardaerah adalah praktik yang sangat baik dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih kuat di seluruh Indonesia. Program BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT yang kami jalankan di Jember lahir dari komitmen untuk memastikan pekerja rentan, khususnya buruh tani tembakau, mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang selama ini belum sepenuhnya mereka miliki," ujar Muhammad Zamroni.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT di Kabupaten Jember tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Disnaker, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan program ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.

"Kunci keberhasilan program ini adalah koordinasi yang solid dan pendataan penerima manfaat yang akurat. Kami berharap pengalaman Jember dapat menjadi referensi yang berguna bagi Lamongan dalam merancang dan mengimplementasikan program serupa, sehingga semakin banyak pekerja rentan di seluruh Indonesia yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang layak," tambahnya.

Kunjungan study tiru Disnaker Lamongan ke Disnaker Jember ini menjadi bukti nyata bahwa program BPJS Ketenagakerjaan DBHCHT yang dikelola Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember telah menjadi model percontohan yang diakui dan diapresiasi oleh daerah lain, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai daerah inovatif dalam pengelolaan program perlindungan tenaga kerja berbasis sumber daya daerah. (awh)

Galeri Foto