Dispendik Jember Perkuat Integrasi Materi Kependudukan dalam Pembelajaran Intrakurikuler
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
Dispendik Jember Perkuat Integrasi Materi Kependudukan dalam Pembelajaran Intrakurikuler
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penutupan dan Penguatan Tindak Lanjut Bimbingan Teknis Integrasi Materi Kependudukan dalam Kegiatan Pembelajaran Intrakurikuler, yang dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong agar materi kependudukan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan tambahan, tetapi dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, peserta didik diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai persoalan kependudukan sekaligus memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Sekolah harus menjadi ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada peserta didik.
“Jangan pernah jadikan sekolah itu tempat penitipan anak. Sekolah harus menjadi tempat anak-anak tumbuh, belajar, mendapatkan pendampingan, membangun karakter, dan mengembangkan potensinya. Karena itu, pembelajaran harus memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik,” ujar Arief Tjahyono.
Menurutnya, integrasi materi kependudukan dalam pembelajaran intrakurikuler merupakan salah satu langkah untuk menjadikan proses pendidikan lebih kontekstual. Peserta didik tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga diajak memahami berbagai persoalan nyata yang ada di masyarakat.
Arief berharap hasil dari bimbingan teknis tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pendidik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Selain penguatan tindak lanjut bimbingan teknis, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan hadiah Lomba PIK R Berbasis Masyarakat kepada Camat Sukorambi, Bapak Musyaffa’. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dukungan dan keterlibatan pemerintah kecamatan dalam mendorong program kependudukan serta pemberdayaan generasi muda di wilayahnya.
Camat Sukorambi, Musyaffa’, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, keberhasilan program kependudukan dan pembinaan generasi muda tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi berbagai unsur.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak. PIK R bukan hanya sebuah kegiatan, tetapi menjadi wadah penting untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran generasi muda terhadap persoalan kependudukan,” ujar Musyaffa’.
Ia berharap kegiatan dan program serupa dapat terus dikembangkan di Kecamatan Sukorambi sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mendapatkan manfaat. (hz)