Sukses Sistem Bioflok, Panen Perdana Lele KDMP Nogosari Jadi Contoh Pengembangan Usaha Perikanan di Jember
- 02 April 2026
- Dibaca 339 Kali
Bagikan Via:
Sukses Sistem Bioflok, Panen Perdana Lele KDMP Nogosari Jadi Contoh Pengembangan Usaha Perikanan di Jember
JEMBER, 02 APRIL 2026 - Sektor perikanan air tawar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menunjukkan taji lewat keberhasilan budidaya berbasis teknologi. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Budidaya Tematik di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, resmi menggelar panen perdana ikan lele menggunakan sistem bioflok yang dinilai lebih efisien dan produktif.
Panen simbolis yang berlangsung pada Rabu, 01 April 2026 pukul 12.00 WIB ini, menjadi tonggak penting bagi kemandirian pangan desa. Berlokasi di kolam budidaya Dusun Gumuk Gebang, antusiasme warga tampak pecah saat melihat hasil bobot ikan yang maksimal berkat pengelolaan teknologi yang tepat.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Jember, Asrah Joyo Widono, S.Kep, SH, M.Si, yang hadir mewakili kepala dinas, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, KDMP Nogosari telah membuktikan bahwa sinergi antara masyarakat dan teknologi dapat menghasilkan unit usaha yang menjanjikan.
"Kami melihat apa yang sudah dicapai oleh KDMP Nogosari ini sangat luar biasa. Semoga ini menjadi role model atau contoh bagi KDMP lain di wilayah Jember, bahkan daerah lain, dalam upaya memenuhi ketahanan pangan dari sektor perikanan," ujar Asrah saat memberikan sambutan di lokasi budidaya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan sistem bioflok, yakni teknik budidaya yang mengandalkan suplai oksigen dan mikroorganisme yang mampu mengubah limbah organik menjadi pakan tambahan alami. Sistem ini terbukti membuat pertumbuhan ikan lele lebih cepat dan manajemen air lebih terkontrol.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Asrah Joyo Widono didampingi oleh jajaran tim teknis dan penyuluh perikanan yang intensif melakukan pengawalan program. Yakni, Iqbal Andriansyah, S.Pt, Prayudi, S.P, Naniek Pudjiwardani, S.P, Rega Permana Putra, S.Pi, Amira Masitha, S.Pi, Mohamad Rafi, S.Pi, serta FJ. Yolanda Amarulloh.
Kehadiran para ahli dan penyuluh ini memastikan setiap tahapan, mulai dari penebaran benih hingga masa panen, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) perikanan yang baik.
Selain aspek ketahanan pangan, kesuksesan panen ini diharapkan mampu memberikan dampak domino bagi perekonomian warga Desa Nogosari. Program tematik ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku usaha yang mandiri.
"Program budidaya ikan lele tematik ini menunjukkan hasil yang sangat baik, baik dari segi pertumbuhan ikan maupun manajemen bisnisnya. Ke depan, kami berharap KDMP Nogosari terus berkembang dan menjadi pusat pembelajaran bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal," pungkas Asrah.
Acara yang berlangsung lancar tersebut ditutup dengan peninjauan langsung ke area kolam dan diskusi bersama para pengelola koperasi mengenai rencana keberlanjutan serta perluasan pasar hasil panen. (ran)