Sahabat Destana Tegalgede Lakukan Pemetaan Lokasi Rawan Bencana di Wilayah Krajan Timur
- 18 Juni 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Sahabat Destana Tegalgede Lakukan Pemetaan Lokasi Rawan Bencana di Wilayah Krajan Timur
Jember, 18 Juni 2026 – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan oleh Kelurahan Tegalgede. Melalui kegiatan pengecekan lokasi rawan bencana yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026, para anggota Sahabat Desa Tangguh Bencana (Destana) Tegalgede turun langsung ke wilayah Krajan Timur untuk melakukan identifikasi dan pemetaan titik-titik yang berpotensi menimbulkan bencana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal penyusunan dan pemutakhiran data wilayah rawan bencana di Kelurahan Tegalgede. Data yang diperoleh dari hasil pemantauan lapangan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan peta risiko bencana serta perencanaan langkah mitigasi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Sebelum tim Sahabat Destana bergerak menuju lokasi, kegiatan diawali dengan pengarahan dan sambutan dari Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, ST., MM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan bencana sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari berbagai potensi risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Pemetaan wilayah rawan bencana merupakan bagian penting dari upaya mitigasi. Dengan mengetahui titik-titik yang memiliki potensi risiko, kita dapat menyusun langkah antisipasi yang lebih matang sehingga dampak bencana dapat diminimalkan. Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan data yang akurat dan menjadi pedoman dalam penanganan kebencanaan di Kelurahan Tegalgede,” ujar Shierley.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Tegalgede, Suliman, S.Sos., yang selama ini aktif mendampingi berbagai program pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas kebencanaan di wilayah kelurahan.
Setelah menerima arahan, anggota Sahabat Destana Tegalgede bersama perangkat kelurahan melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik di wilayah Krajan Timur. Dalam kegiatan tersebut, tim mengamati kondisi lingkungan, saluran drainase, daerah yang berpotensi mengalami genangan air saat hujan deras, serta lokasi-lokasi yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya mitigasi bencana.
Selain melakukan observasi, anggota Destana juga berdialog dengan warga setempat guna menggali informasi mengenai riwayat kejadian bencana yang pernah terjadi di lingkungan mereka. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu sumber data penting dalam penyusunan peta kerawanan bencana yang lebih komprehensif.
Suliman, S.Sos., menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pemetaan sangat diperlukan karena warga merupakan pihak yang paling memahami kondisi lingkungan di wilayahnya masing-masing.
“Kami ingin membangun sistem mitigasi yang berbasis partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, masukan dan informasi dari warga menjadi bagian penting dalam proses identifikasi risiko bencana,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Tegalgede berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan Destana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Hasil pemetaan yang dilakukan di wilayah Krajan Timur nantinya akan menjadi bagian dari data kebencanaan Kelurahan Tegalgede yang dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan program mitigasi, penanggulangan, dan pengurangan risiko bencana di masa mendatang.