Dispendik Jember Sosialisasikan BPPDGS 2026, Sekolah Swasta Diminta Kelola Bantuan Secara Tepat
- 24 September 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Dispendik Jember Sosialisasikan BPPDGS 2026, Sekolah Swasta Diminta Kelola Bantuan Secara Tepat
JEMBER, 24 SEPTEMBER 2026— Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) Tahun Anggaran 2026 bagi satuan pendidikan SD dan SMP swasta se-Kabupaten Jember. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Darul Hikmah Al-Ghazaalie, Langsepan, Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekolah swasta terkait pelaksanaan program bantuan, sekaligus memastikan dukungan pemerintah dapat dimanfaatkan secara tepat untuk menunjang keberlangsungan layanan pendidikan.
Sejumlah perwakilan satuan pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan sosialisasi dan penjelasan mengenai program BPPDGS, termasuk pentingnya tertib administrasi serta penggunaan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap keberadaan lembaga pendidikan swasta dan guru yang selama ini turut mengambil peran dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Bantuan ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi satuan pendidikan dan guru. Karena itu, kami berharap seluruh sekolah penerima dapat mengelolanya secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan. Yang paling utama adalah bagaimana bantuan ini memberikan dampak terhadap keberlangsungan dan kualitas layanan pendidikan,” ujar Nurul Hafid Yasin.
Menurut Hafid, sekolah swasta memiliki posisi penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Jember. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah, yayasan, pengelola sekolah, guru, dan masyarakat.
Ia menegaskan, bantuan pemerintah tidak semata-mata berbicara mengenai dukungan anggaran. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi peserta didik.
“Jangan sampai bantuan hanya berhenti pada administrasi. Kita ingin setiap dukungan yang diberikan pemerintah benar-benar bermuara pada peningkatan layanan pendidikan dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” tegasnya.
Sosialisasi juga menjadi ruang bagi sekolah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan mendapatkan pemahaman yang lebih jelas terkait mekanisme pelaksanaan program. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan pengelolaan BPPDGS di masing-masing lembaga dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel.
Salah satu peserta kegiatan, Luluk dari SMP Plus Sunan Giri Puger, menyambut positif sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting bagi sekolah agar tidak hanya mengetahui adanya program bantuan, tetapi juga memahami bagaimana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Harapan kami, program bantuan ini bisa terus berlanjut dan semakin membantu sekolah swasta. Semoga dukungan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, membantu para guru, dan tentunya memberikan manfaat bagi anak-anak yang belajar di sekolah kami,” ungkap Luluk.
Ia juga berharap komunikasi antara sekolah dan pemerintah daerah terus terjalin sehingga berbagai persoalan yang dihadapi satuan pendidikan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Kegiatan yang digelar di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Darul Hikmah Al-Ghazaalie tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta.
Melalui sosialisasi BPPDGS 2026, Dispendik Jember berharap seluruh sekolah penerima bantuan mampu menjalankan program secara transparan, tertib, dan bertanggung jawab. Pada akhirnya, dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih merata di Kabupaten Jember. (hz)