DLH Jember Tangani Limbah B3 dari Balon Udara Saat Launching KKN Kolaboratif di Alun-Alun
- 17 Juli 2025
- Dibaca 1042 Kali
Bagikan Via:
DLH Jember Tangani Limbah B3 dari Balon Udara Saat Launching KKN Kolaboratif di Alun-Alun
Jember, 17 Juli 2025 — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember merespons cepat potensi pencemaran lingkungan dalam kegiatan Launching Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif atau yang dikenal dengan nama “KKN Cinta Desa” yang digelar hari ini di Alun-Alun Jember.
Kegiatan besar yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini turut dimeriahkan dengan pelepasan balon udara oleh peserta. Namun, dalam pelaksanaannya, DLH Jember menemukan adanya limbah berbahaya dan beracun (B3) berupa sisa karbit dari balon udara yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Menanggapi kondisi tersebut, Tim Tanggap Darurat DLH Jember langsung diterjunkan ke lokasi. Sebanyak 4 personel yang dilengkapi dengan tangki air dan alat pembersih khusus bergerak cepat membersihkan sisa karbit dan residu air bertekanan tinggi yang tertinggal di area kegiatan.
“Kami tidak melarang kreativitas dalam event seperti ini, tapi semua pihak harus memperhatikan aspek lingkungan. Karbit adalah bahan kimia yang jika tidak dikelola dengan benar bisa mencemari tanah dan air. Maka dari itu, kami ambil tindakan cepat,” ujar Kepala TPA Pakusari Jember, Masbut, di sela kegiatan pembersihan.
Pembersihan dilakukan dengan metode pengenceran menggunakan air bersih dari tangki DLH, kemudian dilanjutkan dengan pengelapan area sekitar menggunakan lap dan alat pel. Fokus utama pembersihan ada pada area jatuhnya balon udara serta tempat persiapan yang digunakan untuk mengisi karbit.
DLH Jember mengingatkan masyarakat bahwa karbit termasuk dalam kategori bahan B3 karena menghasilkan gas asetilena yang mudah terbakar dan menyisakan zat sisa yang bisa mencemari lingkungan. Oleh karena itu, DLH mengimbau agar kegiatan seremonial yang menggunakan bahan semacam ini mulai dikaji ulang dari sisi dampaknya terhadap lingkungan.
Kegiatan pembersihan limbah karbit ini juga dijadikan momentum edukasi kepada peserta KKN Cinta Desa agar lebih peka terhadap pengelolaan limbah dan dampak lingkungan. DLH Jember berharap mahasiswa yang terjun ke desa-desa nantinya bisa menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan hidup berbasis masyarakat.
“Kesadaran terhadap limbah harus dimulai sejak dini, dan mahasiswa adalah mitra penting dalam menyebarkan semangat cinta lingkungan hingga ke pelosok desa,” tambah Masbut.
Dengan langkah cepat ini, DLH Jember menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sekaligus memastikan bahwa setiap kegiatan publik di wilayah Kabupaten Jember tetap berjalan dengan aman, edukatif, dan ramah lingkungan.