DPMPTSP Jember Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Data NIB Pelaku Usaha Telah Dipenuhi
- 13 Agustus 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
DPMPTSP Jember Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Data NIB Pelaku Usaha Telah Dipenuhi
JEMBER - Data menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Jember terus diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan instansi.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Dukungan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Kamis (13/8/2026).
Rapat ini menjadi tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya yang telah dilaksanakan di MPP Mini Mayang. Pertemuan tersebut mempertemukan BPS Kabupaten Jember bersama sejumlah perangkat daerah, di antaranya DPMPTSP, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bapenda, Dinas Kesehatan, serta Badan Pertanahan Nasional.
Sejak awal pembahasan, persoalan di lapangan menjadi perhatian utama. Masih terdapat sejumlah masyarakat maupun badan usaha yang belum terjangkau pendataan. Beberapa kawasan permukiman, khususnya lingkungan yang bersifat eksklusif, dinilai membutuhkan pendekatan khusus dengan melibatkan RT dan RW setempat.
Begitu pula dengan sejumlah perusahaan dan kantor notaris yang masih mengalami kendala dalam proses pendataan. Kondisi tersebut mendorong perlunya koordinasi lebih lanjut antarinstansi sesuai kewenangan masing-masing.
Di tengah upaya memperluas cakupan pendataan, DPMPTSP Jember telah memberikan dukungan melalui pemenuhan data Nomor Induk Berusaha (NIB) pelaku usaha yang diminta untuk menunjang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menegaskan bahwa dukungan penyediaan data tersebut merupakan bagian dari komitmen DPMPTSP dalam membantu kelancaran pelaksanaan sensus.
“DPMPTSP Kabupaten Jember berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Permintaan data NIB pelaku usaha telah kami penuhi sebagai bentuk dukungan agar pendataan dapat berjalan lebih optimal dan menghasilkan data yang dapat menjadi dasar pembangunan,” ujar Isnaini.
Sementara itu, BPS Kabupaten Jember memaparkan bahwa capaian pendataan di sejumlah kecamatan masih belum memenuhi target. Salah satunya Kecamatan Patrang yang membutuhkan pemetaan lebih lanjut untuk mengetahui objek atau sasaran yang belum terdata.
Pendataan juga memiliki cakupan yang luas. Sasaran Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh warga yang tinggal di wilayah Kabupaten Jember, sehingga tidak terbatas pada masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Jember. Salah satu tantangan yang ditemukan adalah pendataan penghuni kos yang terkadang tidak dapat ditemui atau belum bersedia memberikan data.
Karena itu, rapat menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut. BPS akan melakukan pemetaan dan clustering terhadap badan usaha, perusahaan, PPAT, serta notaris yang belum terdata. Untuk perusahaan besar maupun PMA yang mengalami kendala, akan dilakukan inventarisasi instansi yang perlu dilibatkan dalam membantu proses koordinasi.
Pelibatan masyarakat di tingkat wilayah juga akan diperkuat. BPS akan memetakan kawasan yang membutuhkan dukungan RT/RW, sehingga proses penyampaian informasi hingga menghadirkan sasaran pendataan dapat dilakukan secara lebih efektif.
Selain itu, pendataan satuan pendidikan seperti SMP, MA, dan MTs yang belum terjangkau juga akan dipetakan berdasarkan kecamatan, terutama pada wilayah yang capaian pendataannya masih berada di bawah target.
Melalui koordinasi tersebut, DPMPTSP bersama BPS dan perangkat daerah lainnya berupaya memastikan setiap kendala tidak berhenti pada pembahasan, tetapi ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Sebab, di balik angka-angka sensus, terdapat gambaran nyata mengenai aktivitas ekonomi masyarakat Jember. Data yang semakin lengkap diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh potret ekonomi yang lebih akurat sekaligus menjadi pijakan dalam merancang kebijakan pembangunan ke depan.
Rapat koordinasi ini pun diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target Sensus Ekonomi 2026 dan memastikan semakin banyak masyarakat serta pelaku usaha di Jember dapat terdata.