logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Gumukmas

Karnaval Budaya Desa Karangrejo Usung Tema “Seng Penting Rukun”

  • 06 September 2026
  • Dibaca 134 Kali
Bagikan Via:
karnaval-budaya-desa-karangrejo-usung-tema-seng-penting-rukun-20260906

Karnaval Budaya Desa Karangrejo Usung Tema “Seng Penting Rukun”

JEMBER, 06 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menggelar karnaval budaya dengan mengusung tema “Seng Penting Rukun”, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu, 05 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai siang hingga malam hari tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga dari berbagai wilayah desa turut memadati sepanjang jalur yang dilalui peserta untuk menyaksikan beragam pertunjukan dan atraksi yang ditampilkan.

Karnaval budaya ini menjadi salah satu momentum bagi masyarakat Desa Karangrejo untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan beragam kesenian dan budaya kepada masyarakat.

Mengusung tema “Seng Penting Rukun”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Sejak siang hari, suasana di Desa Karangrejo mulai semarak. Peserta dari RT dan RW mempersiapkan penampilan masing-masing sebelum mengikuti arak-arakan karnaval.

Beragam atraksi disuguhkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari kesenian dan budaya tradisional Nusantara hingga berbagai kreasi modern ditampilkan oleh para peserta.

Penampilan tersebut dikemas secara kreatif dengan memanfaatkan kostum, properti, musik, hingga berbagai atraksi yang menarik perhatian masyarakat.

Kepala Desa Karangrejo, Alfan Ali Fanani, mengatakan karnaval budaya tahun ini diikuti sebanyak 18 peserta umum yang berasal dari RT dan RW di wilayah Desa Karangrejo.

Menurutnya, seluruh peserta telah mempersiapkan penampilan masing-masing dengan kreativitas dan semangat kebersamaan.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut tidak diterapkan sistem penilaian maupun perebutan juara. Seluruh peserta akan mendapatkan penghargaan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka.

“Pesertanya ada 18 dari RT dan RW. Semua peserta akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan,” ujar Alfan.

Ia menjelaskan, konsep tersebut sengaja dibuat agar seluruh peserta dapat mengikuti karnaval dengan suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.

Tidak adanya sistem penilaian dan kejuaraan juga diharapkan dapat menghilangkan sekat persaingan antarpeserta. Fokus utama kegiatan adalah kebersamaan, kreativitas masyarakat, serta menjaga kerukunan antarwarga.

“Tidak ada sistem penilaian dan tidak ada kejuaraan. Semua peserta mendapatkan penghargaan dari panitia,” jelasnya.

Tema “Seng Penting Rukun” dipilih sebagai pesan utama dalam pelaksanaan karnaval budaya Desa Karangrejo.

Kalimat yang menggunakan bahasa sehari-hari masyarakat tersebut memiliki makna sederhana namun kuat, yakni mengajak seluruh warga untuk mengutamakan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut pemerintah desa, semangat kerukunan menjadi hal penting untuk terus dijaga. Terlebih, masyarakat memiliki latar belakang dan karakter yang beragam.

Sementara itu, Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan karnaval budaya yang digelar Pemerintah Desa Karangrejo.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung tersebut merupakan bentuk positif dalam menjaga kebersamaan sekaligus melestarikan budaya.

Dannie menilai tema “Seng Penting Rukun” sangat relevan dengan semangat kehidupan bermasyarakat. Kerukunan, menurutnya, menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman dan harmonis.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menunjukkan kreativitasnya. Yang paling penting adalah bagaimana semangat kerukunan itu terus dijaga,” ujar Dannie.

Ia juga mengapresiasi keputusan panitia yang memberikan penghargaan kepada seluruh peserta.

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada semua peserta dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan kreativitas masyarakat yang telah mempersiapkan penampilan masing-masing. (rir)

Galeri Foto