Rakor Kecamatan Gumukmas, Persiapan HUT ke-81 RI dan Implementasi Program Homecare
- 06 Agustus 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Rakor Kecamatan Gumukmas, Persiapan HUT ke-81 RI dan Implementasi Program Homecare
JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 - Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menggelar rapat koordinasi di Pendopo Kantor Kecamatan Gumukmas guna mematangkan berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan di bulan Agustus ini. Rapat dipimpin langsung oleh Camat dan didampingi oleh Kapolsek Gumukmas AKP Edi Santoso, serta Komandan Koramil 0824/20 Kapten Arm Teguh Hariyanto, Kamis, 06 Agustus 2026.
Turut hadir dalam rapat tersebut delapan Kepala Desa se-Kecamatan Gumukmas, Kepala Puskesmas Gumukmas dr. Eni Rahmi Yulianti, Kepala Puskesmas Tembokrejo Delin Mayasari, serta sejumlah Kepala Sekolah SMP, SMA, dan SMK Negeri dan Swasta yang siswanya telah terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Kecamatan Gumukmas.
Rapat koordinasi membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan seremonial peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, rencana pelaksanaan karnaval desa, kegiatan bakti sosial, hingga percepatan pencapaian target optimalisasi penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pengurusan Surat Akta Kematian.
Pembahasan utama dan paling mendalam dalam rapat tersebut tertuju pada persiapan dan sosialisasi pelaksanaan program layanan kesehatan Homecare, terobosan unggulan yang digagas oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. atau yang akrab disapa Gus Fawait.
Dalam paparannya, Camat Dannie Allcholin menjelaskan maksud dan tujuan dihadirkannya program Homecare bagi masyarakat. "Program Homecare adalah gagasan Bupati Jember, Gus Fawait, yang bertujuan mewujudkan layanan dokter keluarga bagi masyarakat kurang mampu. Artinya, warga yang membutuhkan tidak perlu jauh-jauh datang ke puskesmas atau rumah sakit, melainkan tenaga kesehatan yang akan mendatangi kediaman mereka," ujar Dannie.
Ia juga memaparkan secara rinci kelompok-kelompok yang menjadi sasaran utama program Homecare. Adapun sasaran prioritas meliputi, ibu hamil berisiko tinggi, balita berusia 0 hingga 24 bulan yang mengalami stunting, lansia dengan Kartu Keluarga tunggal maupun lansia terlantar, warga tidak mampu yang menderita penyakit berkepanjangan, penyandang disabilitas dengan penyakit tertentu, serta tokoh agama.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Gumukmas, dr. Eni Rahmi Yulianti, melengkapi pemaparan dengan menjelaskan alur dan mekanisme pelaksanaan layanan Homecare di lapangan.
Menurutnya, penetapan penerima manfaat didasarkan pada data sasaran yang terlebih dahulu diverifikasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember. Selain itu, usulan sasaran juga dapat berasal dari permohonan masyarakat yang disampaikan melalui saluran aspirasi Wadul Gus-e maupun melalui Puskesmas terdekat.
Setelah data terkumpul, tim Puskesmas akan melakukan pemeriksaan awal atau screening ke rumah warga untuk menilai kondisi kesehatan, sebelum kemudian disusun jadwal kunjungan petugas secara berkala.
Terkait frekuensi kunjungan, dr. Eni menjelaskan perbedaannya berdasarkan status verifikasi data. "Bagi warga yang belum masuk dalam daftar yang diverifikasi oleh Dinkes dan Dinsos, layanan akan dilakukan sebanyak satu kali kunjungan. Sedangkan bagi warga yang sudah terverifikasi oleh kedua dinas tersebut, tenaga kesehatan akan datang memberikan pelayanan secara rutin setiap satu bulan sekali," tegasnya.
Dengan dijelaskannya alur dan sasaran program ini, diharapkan seluruh perangkat desa dan pihak terkait dapat memahami dengan benar serta membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas, sehingga program Homecare dapat berjalan tepat sasaran, berdaya guna, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kecamatan Gumukmas. (rir)