Gus Fawait Serap Aspirasi Warga Mayang Lewat BUNGA DESAKU
- 23 Juli 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Gus Fawait Serap Aspirasi Warga Mayang Lewat BUNGA DESAKU
JEMBER, 22 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan BUNGA DESAKU (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) sebagai upaya mendekatkan pelayanan serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kali ini kegiatan berlangsung di Lapangan Desa Tegal Rejo, Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026) malam, mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB.
Kegiatan yang mengusung tema “Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat dan Pemuda” tersebut dihadiri sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perangkat desa, serta berbagai elemen masyarakat Kecamatan Mayang.
Hadir secara langsung Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. atau yang akrab disapa Gus Fawait, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember Lingga Diputra, S.Sos, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, jajaran Muspika Kecamatan Mayang, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Mayang.
Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, KH. Badrus Shodiq, Dima Akhyar (TP3D), dan H. Abdussalam (Cak Salam) selaku Ketua DPC PAN Kabupaten Jember.
Kegiatan BUNGA DESAKU menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam suasana yang penuh keakraban, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, dan harapan terkait pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Ia memaparkan sejumlah program unggulan yang saat ini menjadi prioritas pemerintah daerah.
Salah satu program yang mendapat perhatian besar adalah Beasiswa Cinta Bergema, yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Jember. Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mencakup dukungan biaya hidup atau living cost bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui program Beasiswa Cinta Bergema, kami ingin memastikan anak-anak Jember memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya,” ujar Gus Fawait.
Di bidang kesehatan, Bupati Jember juga menyoroti program Universal Health Coverage (UHC) yang memberikan jaminan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jember. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau.
Selain itu, Gus Fawait memperkenalkan program PETA CINTA (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan) yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang ke pusat pelayanan yang jauh. Program ini diharapkan mampu mempercepat dan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Tak kalah penting, Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Wadul Guse, sebuah kanal pengaduan dan komunikasi yang memungkinkan warga menyampaikan berbagai permasalahan secara langsung kepada pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, forum-forum dialog seperti BUNGA DESAKU menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Lingga Diputra, S.Sos menyampaikan bahwa program BUNGA DESAKU merupakan media strategis untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.
“Program BUNGA DESAKU adalah sarana mendekat dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Mayang khususnya dan masyarakat Jember pada umumnya. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan riil masyarakat sehingga kebijakan yang diambil semakin tepat sasaran,” ungkap Lingga.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga pemerintah desa menjadi bukti bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Melalui kegiatan BUNGA DESAKU di Kecamatan Mayang ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, aspirasi warga dapat terakomodasi dengan baik, serta berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan Jember yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.(but)