logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Atap Rumah Terbakar di Wuluhan, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik dan Lakukan Assessment Kerugian

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
atap-rumah-terbakar-di-wuluhan-bpbd-jember-salurkan-bantuan-logistik-dan-lakukan-assessment-kerugian-20260716

Atap Rumah Terbakar di Wuluhan, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik dan Lakukan Assessment Kerugian

Jember, 15 Juli 2026 - Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Dusun Demangan, RT 002/RW 014, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan bagian atap rumah mengalami kerusakan sedang serta sebagian besar perabotan rumah tangga hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi saat api mulai membesar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan assessment, pendataan kerusakan, sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Rumah yang terdampak diketahui milik Adfertino (39), yang dihuni oleh dua orang anggota keluarga. Berdasarkan informasi di lapangan, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Api pertama kali diketahui membesar pada dini hari dan dengan cepat menjalar hingga ke bagian atap bangunan. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam dan baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.30 WIB oleh petugas Pemadam Kebakaran yang dibantu warga sekitar. Kondisi rumah mengalami kerusakan pada bagian atap serta sebagian besar isi rumah tidak dapat diselamatkan akibat kobaran api.

Setelah menerima laporan pada pukul 09.45 WIB, Tim BPBD Kabupaten Jember segera menuju lokasi untuk melaksanakan kaji cepat atau assessment guna mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak korban. Selain melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Kesilir, petugas juga mendistribusikan bantuan logistik sebagai bentuk penanganan darurat. Bantuan yang disalurkan meliputi satu paket sembako, satu paket kebersihan, satu paket makanan siap saji, satu paket lauk-pauk, satu paket selimut, dua paket sandang, serta satu lembar terpal. Di saat yang sama, Tim JITUPASNA turut melakukan penghitungan kerugian sebagai dasar penyusunan langkah penanganan pascabencana yang lebih komprehensif.

Hingga proses assessment selesai dilakukan, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak ditemukan adanya potensi penyebaran api ke bangunan lain. BPBD Kabupaten Jember bersama pemerintah desa juga memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi melalui bantuan logistik yang telah diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Jember, Pemadam Kebakaran, perangkat Desa Kesilir, serta masyarakat setempat yang sejak awal turut membantu proses pemadaman dan penanganan di lapangan.

BPBD Kabupaten Jember juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik di rumah menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran. Selain itu, pemerintah desa diharapkan dapat melakukan tindak lanjut pascakejadian guna membantu proses pemulihan kondisi korban serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.

Risky Rena Anggia Sari, S.Si menyampaikan bahwa BPBD Kabupaten Jember bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian dengan langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan assessment sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban segera terpenuhi.

"Sesaat setelah laporan kami terima, tim langsung melakukan assessment, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak. Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena pemilik rumah sedang tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran akibat korsleting," ujar Risky Rena. (Bob)

Galeri Foto