Dukung Swasembada Pangan, DPUPR Jember Normalisasi Irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru, Kecamatan Kencong.
- 06 November 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Dukung Swasembada Pangan, DPUPR Jember Normalisasi Irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru, Kecamatan Kencong.
Jember, 6 November 2026 - Dukung Swasembada Pangan, DPUPR Jember Normalisasi Irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru, Kecamatan Kencong.
Upaya menjaga kelancaran pengairan lahan pertanian terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember. Kali ini, melalui bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUPR Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan normalisasi jaringan irigasi Tanggal Kanan yang berlokasi di Desa Cakru, Kecamatan Kencong pada Jumat, 6 November 2026.
Kegiatan normalisasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga fungsi infrastruktur pengairan, khususnya untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat. Jaringan irigasi Tanggal Kanan sendiri memiliki cakupan layanan pengairan mencapai sekitar 81 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan bagi para petani di wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kondisi jaringan irigasi agar dapat berfungsi secara optimal. Seiring berjalannya waktu, saluran irigasi berpotensi mengalami pendangkalan akibat endapan tanah, lumpur, maupun material lain yang terbawa aliran air. Kondisi tersebut dapat menghambat kelancaran distribusi air, sehingga diperlukan penanganan secara berkala agar air dapat mengalir dengan baik hingga ke area persawahan.
Melalui kegiatan ini, DPUPR Kabupaten Jember berupaya memastikan saluran irigasi kembali memiliki kapasitas aliran yang memadai. Dengan kondisi saluran yang lebih baik, distribusi air diharapkan dapat menjangkau lahan pertanian secara lebih merata, terutama ketika petani membutuhkan pasokan air untuk mendukung proses pengolahan lahan hingga masa pertumbuhan tanaman.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Jember, Didit Supriyono, S.T., menyampaikan bahwa normalisasi jaringan irigasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur sumber daya air, khususnya yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian.
Menurut Didit, jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Oleh karena itu, kondisi saluran perlu dijaga agar tetap berfungsi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan pengairan masyarakat.
"Normalisasi ini kami lakukan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi Tanggal Kanan agar aliran air dapat berjalan lebih lancar. Dengan cakupan layanan sekitar 81 hektare lahan pertanian, keberadaan saluran ini tentu sangat penting bagi para petani. Kami berharap melalui kegiatan ini kebutuhan pengairan dapat terpenuhi dengan lebih baik," ungkap Didit Supriyono.
Ia juga menjelaskan bahwa pemeliharaan jaringan irigasi tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik saluran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan air untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Infrastruktur irigasi yang terawat akan membantu mengurangi hambatan distribusi air, sehingga pemanfaatannya dapat berlangsung lebih efektif.
Bagi masyarakat petani, kelancaran aliran irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan kegiatan pertanian. Ketersediaan air yang cukup dan distribusi yang lancar dapat membantu petani dalam menentukan waktu tanam, melakukan perawatan tanaman, serta menjaga keberlangsungan kegiatan produksi pertanian.
Terlebih, Kecamatan Kencong merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas pertanian dan membutuhkan dukungan infrastruktur pengairan yang memadai. Dengan normalisasi jaringan irigasi Tanggal Kanan, diharapkan kebutuhan air untuk lahan pertanian seluas 81 hektare dapat terlayani secara lebih optimal.
Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat. Infrastruktur irigasi yang berfungsi dengan baik menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan kondisi cuaca dan kebutuhan air pada setiap musim tanam.
Selain pelaksanaan normalisasi, kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran irigasi juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Saluran yang terbebas dari sampah dan material penghambat akan membantu mempertahankan kelancaran aliran air dalam jangka panjang. Karena itu, peran serta petani dan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan agar manfaat dari pemeliharaan infrastruktur ini dapat dirasakan secara berkelanjutan.
DPUPR Kabupaten Jember melalui bidang SDA terus berupaya melakukan pemeliharaan dan penanganan jaringan irigasi di berbagai wilayah sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur sumber daya air yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, terutama para petani.
Melalui normalisasi jaringan irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, diharapkan fungsi saluran pengairan dapat kembali berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi sekitar 81 hektare lahan pertanian.
Lebih dari sekadar perbaikan saluran, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat. Dengan pengairan yang semakin lancar, diharapkan produktivitas lahan dapat terjaga, kesejahteraan petani semakin meningkat, serta langkah menuju penguatan swasembada pangan di Kabupaten Jember dapat terus diwujudkan.
DPUPR Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang bermanfaat bagi masyarakat, karena pengairan yang terjaga menjadi salah satu fondasi penting bagi pertanian yang kuat dan ketahanan pangan daerah. (yan)