Evaluasi PBB-P2 Ledokombo Digenjot, Camat Tekankan Sinergi Desa untuk Optimalkan Pendapatan Daerah
- 05 Mei 2026
- Dibaca 525 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi PBB-P2 Ledokombo Digenjot, Camat Tekankan Sinergi Desa untuk Optimalkan Pendapatan Daerah
JEMBER, 05 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Ledokombo menggelar rapat evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bersama seluruh perangkat desa se-Kecamatan Ledokombo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan capaian pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
Rapat yang berlangsung di aula kecamatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., serta Koordinator PBB-P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Kholis. Turut hadir pula para kepala desa, perangkat desa, serta operator PBB dari masing-masing desa.
Dalam forum tersebut, dilakukan pemaparan capaian realisasi PBB-P2 tahun berjalan di masing-masing desa, termasuk kendala yang dihadapi di lapangan, seperti tingkat kepatuhan wajib pajak, keterbatasan sosialisasi, hingga persoalan data objek pajak yang belum sepenuhnya mutakhir. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam strategi penagihan dan pelayanan ke depan.
Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si. dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara pemerintah desa dan kecamatan dalam mendorong peningkatan realisasi PBB-P2. Menurutnya, peran perangkat desa sangat krusial karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“PBB-P2 bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh perangkat desa untuk lebih proaktif dalam melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa 05 Mei 2026.
Ia juga menambahkan bahwa transparansi dan pelayanan yang baik akan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Jika pelayanan kita baik, informatif, dan responsif, maka kesadaran masyarakat untuk membayar pajak akan meningkat dengan sendirinya,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator PBB-P2 Bapenda Jember, Kholis, menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Kecamatan Ledokombo dalam menjaga capaian PBB-P2. Ia juga memberikan sejumlah arahan teknis guna meningkatkan efektivitas penagihan pajak di tingkat desa.
“Kami melihat komitmen yang cukup baik dari Kecamatan Ledokombo. Namun demikian, masih diperlukan penguatan dalam hal validasi data objek pajak serta intensifikasi sosialisasi kepada wajib pajak, khususnya di wilayah yang capaian realisasinya masih rendah,” jelasnya.
Kholis juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung sistem administrasi pajak yang lebih akurat dan efisien. “Digitalisasi data PBB-P2 akan sangat membantu dalam meminimalisir kesalahan serta mempercepat proses pelayanan,” tambahnya.
Rapat evaluasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, kendala, serta inovasi yang telah dilakukan di desa masing-masing. Diharapkan melalui kegiatan ini, target realisasi PBB-P2 di Kecamatan Ledokombo dapat tercapai secara optimal dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, desa, dan Bapenda, upaya peningkatan kesadaran pajak masyarakat diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan. (yus)