Damkar Jember Berikan Edukasi dan Praktik Penanggulangan Kebakaran di Rumah Sakit Paru
- 19 Juni 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Damkar Jember Berikan Edukasi dan Praktik Penanggulangan Kebakaran di Rumah Sakit Paru
JEMBER, 19 JUNI 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan, UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik pelatihan penanggulangan kebakaran bagi jajaran pegawai Rumah Sakit Paru Jember pada Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Rumah Sakit Paru Jember tersebut diikuti oleh tenaga kesehatan, staf administrasi, petugas keamanan, serta karyawan rumah sakit lainnya. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, penanganan awal saat terjadi kebakaran, hingga prosedur evakuasi yang aman bagi pasien, pengunjung, dan petugas rumah sakit.
Dalam sesi edukasi, personel Damkar Jember memberikan materi mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran di lingkungan kerja, pengenalan klasifikasi kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta pentingnya penerapan budaya keselamatan kerja. Peserta juga mendapatkan penjelasan tentang tindakan yang harus dilakukan saat menemukan sumber api maupun ketika menghadapi situasi darurat yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam memadamkan api yang telah disimulasikan oleh petugas Damkar. Selain itu, dilakukan pula simulasi penanganan kebakaran yang melibatkan penggunaan selang pemadam kebakaran serta prosedur evakuasi korban menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Para pegawai rumah sakit mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius dan aktif mengajukan pertanyaan terkait langkah-langkah penanganan keadaan darurat yang mungkin terjadi di lingkungan rumah sakit.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Jember Ahmad Sidiq, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa rumah sakit merupakan salah satu objek vital yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi karena terdapat berbagai peralatan medis, instalasi listrik, serta keberadaan pasien yang membutuhkan perhatian khusus saat proses evakuasi.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan sumber daya manusia dalam menghadapi potensi kebakaran. Dengan adanya edukasi dan praktik langsung, kami berharap seluruh pegawai Rumah Sakit Paru Jember mampu melakukan tindakan awal secara cepat dan tepat sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak Damkar Jember mengimbau seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk secara rutin melaksanakan pelatihan dan simulasi kebakaran guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi keadaan darurat.
Melalui kegiatan edukasi dan praktik pelatihan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana kebakaran. Sinergi antara Damkar Jember dan Rumah Sakit Paru Jember menjadi langkah nyata dalam membangun budaya keselamatan serta meningkatkan perlindungan bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan di Kabupaten Jember.