Evaluasi Pelayanan Laboratorium Jadi Dasar Perbaikan 50 Puskesmas di Jember
- 05 November 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi Pelayanan Laboratorium Jadi Dasar Perbaikan 50 Puskesmas di Jember
JEMBER, 5 NOVEMBER 2026 – Evaluasi pelayanan menjadi langkah penting untuk mengetahui kendala sekaligus menentukan perbaikan yang diperlukan. Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Penguatan Manajemen dan Peningkatan Mutu dalam Penyelenggaraan Pelayanan Laboratorium di Puskesmas se-Kabupaten Jember Tahun 2026 yang digelar Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes PPKB Jember di Ballroom Hotel Luminor Jember, Rabu 4 November 2026
Kegiatan ini diikuti penanggung jawab laboratorium atau analis kesehatan serta penanggung jawab sanitasi dari 50 Puskesmas di Kabupaten Jember.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Bidang Yankes Dinkes PPKB Jember yang hadir mewakili Kepala Dinkes PPKB Jember. Materi penguatan disampaikan oleh Kasi Pengembangan dan Penjaminan Mutu UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Budi Utomo, STP., M.Si., serta pemateri dari Labkesmas Jember.
Dalam kegiatan tersebut, kondisi pelayanan laboratorium di masing-masing Puskesmas menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat perbedaan capaian kinerja antar-Puskesmas. Kondisi ini menunjukkan perlunya identifikasi masalah serta penentuan skala prioritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Ketua Bidang Yankes Dinkes PPKB Jember menyampaikan bahwa evaluasi harus menjadi momentum untuk mendorong perbaikan nyata di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap Puskesmas tidak hanya mengetahui capaian pelayanan laboratoriumnya, tetapi juga mampu mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan menyusun langkah perbaikan secara konkret. Evaluasi ini harus menjadi dasar untuk meningkatkan mutu pelayanan laboratorium kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hasil evaluasi diharapkan tidak hanya menjadi bahan laporan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi rencana tindak lanjut yang konkret. Dengan demikian, setiap Puskesmas dapat mengetahui bagian pelayanan yang perlu diperkuat dan langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan mutu.
Penguatan juga mencakup aspek manajemen, pencatatan dan pelaporan, pemantapan mutu internal maupun eksternal, kalibrasi peralatan secara rutin, hingga peningkatan kompetensi petugas.
Selain perbaikan di internal Puskesmas, koordinasi antar-klaster dan jejaring dengan fasilitas kesehatan lainnya juga menjadi bagian penting. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penyelenggaraan pelayanan laboratorium dapat berjalan dalam satu sistem yang saling mendukung.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Jember berharap 50 Puskesmas mampu menghasilkan rencana tindak lanjut yang jelas dan terukur. Langkah tersebut diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat pelayanan laboratorium agar semakin bermutu, profesional, dan mampu mendukung berbagai program kesehatan di tengah masyarakat.(fam)