Oleh : Kelurahan Sumbersari
Flyover atau Underpass Solusi Permanen Urai Kemacetan Gerbang Kota Jember
- 01 Desember 2025
- Dibaca 1077 Kali
Bagikan Via:
Flyover atau Underpass Solusi Permanen Urai Kemacetan Gerbang Kota Jember
JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menggagas pembangunan flyover atau underpass di perempatan Mangli, Kecamatan Kaliwates, sebagai langkah strategis mengatasi kemacetan kronis di pintu masuk utama kota. Saat ini, proses pengujian tanah (soil investigation) sedang dilakukan intensif di lokasi tersebut sebagai tahap awal perencanaan teknis.
Pengumuman itu disampaikan langsung Bupati Fawait saat menjadi pembina Apel Kepemudaan Generasi Penerus di aula Pemkab Jember, Sabtu (29/11/2025). Di hadapan ribuan pemuda, bupati termuda sepanjang sejarah Jember ini menegaskan proyek infrastruktur tersebut menjadi prioritas dalam visi “Jember Baru Jember Maju”.“Untuk mengurai kemacetan menuju kota, saya telah mengusulkan pembangunan flyover atau underpass di perempatan Mangli, Kaliwates. Saat ini sedang dilakukan pengujian tanah di lokasi. Pembangunan ekosistem ekonomi harus berjalan seiring dengan kecepatan yang luar biasa,” ujar Fawait disambut tepuk tangan meriah.Perempatan Mangli selama bertahun-tahun menjadi titik kemacetan terparah di Jember. Arus kendaraan dari arah selatan (Puger, Ambulu, Tempurejo), barat (Tanggul, Bangsalsari, Balung), dan timur (Bondowoso) kerap terjebak hingga satu jam lebih pada jam sibuk. Kondisi ini semakin diperburuk oleh meningkatnya volume kendaraan pasca-reaktivasi Bandara Notohadinegoro dan geliat ekonomi di wilayah selatan.Bupati Fawait menjelaskan, proyek ini akan didanai melalui skema multi-tahun APBD, bantuan provinsi, hingga kemungkinan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Infrastruktur adalah tulang punggung ekonomi. Tidak mungkin investor datang kalau akses macet total,” tegasnya.Rencana tersebut mendapat sambutan positif masyarakat. “Setiap hari saya lewat Mangli dari Ambulu, bisa 45 menit hanya untuk 200 meter. Kalau jadi flyover atau underpass, ini anugerah besar,” ujar Nurul (35) warga Kelurahan Sumbersari yang sehari-hari buka lapak di Pasar Mangli.Proyek Mangli akan melengkapi deretan terobosan infrastruktur Fawait dalam setahun terakhir, termasuk reaktivasi Bandara Notohadinegoro dengan rute komersial Jember-Bali PP oleh Wings Air, serta rehabilitasi massal sekolah rusak terbanyak se-Jawa Timur.“Dalam waktu dekat, Jember tidak boleh lagi dikenal sebagai daerah miskin dan macet. Kita ubah menjadi daerah maju dengan akses cepat dan ekonomi bergerak kencang,” tandas Fawait.