Gempur Stunting, BKKBN Sumberjambe Perkuat Akurasi Data Keluarga Berisiko
- 13 Juli 2026
- Dibaca 78 Kali
Bagikan Via:
Gempur Stunting, BKKBN Sumberjambe Perkuat Akurasi Data Keluarga Berisiko
JEMBER, 13 JULI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan akurasi data di tingkat akar rumput. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pembinaan kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan Sub-IMP untuk Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di Kecamatan Sumberjambe, Senin 13 Juli 2026.
Agenda yang berlangsung di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sumberjambe ini mengonsolidasikan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari seluruh desa di wilayah tersebut. Langkah ini krusial guna memastikan intervensi program pemerintah ke depan benar-benar efektif dan tepat sasaran.
Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Sumberjambe, Yunus Purwahadi, menegaskan bahwa validitas data lapangan merupakan fondasi utama dari seluruh program intervensi stunting.
"Keterlibatan kader di tingkat desa sangat penting karena mereka merupakan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik terhadap mekanisme verval, kader mampu menghasilkan data berkualitas sebagai basis kebijakan," ujar Yunus.
Dalam skema ini, kader TPK memegang peran penting untuk mencocokkan data makro dengan kondisi riil di lapangan. Pemutakhiran ini mencakup kondisi objektif keluarga, pemetaan faktor risiko, hingga kebutuhan pendampingan spesifik yang dibutuhkan warga.
Upaya penguatan basis data ini mendapat dukungan penuh dari otoritas kecamatan. Sekretaris Kecamatan Sumberjambe, Lily Rismawati, mengapresiasi akselerasi yang dilakukan oleh para kader penyuluh. menurutnya, akurasi data adalah kunci agar anggaran dan program stimulus kesehatan pemerintah tidak salah alamat.
"Data yang valid akan membantu pemerintah menentukan langkah dan intervensi yang tepat bagi masyarakat. Peran kader di lapangan sangat vital untuk memastikan kondisi keluarga terdata dengan baik," kata Lily saat ditemui di ruang kerjanya.
Secara makro, gerakan pemutakhiran data di tingkat kecamatan ini sejalan dengan visi taktis Bupati Jember, Muhammad Fawait. Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Jember menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai program prioritas melalui kolaborasi lintas sektor dan pembenahan basis data pembangunan.
Melalui integrasi data yang akurat dan komitmen kolektif dari tingkat desa hingga kabupaten, program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jember diharapkan dapat berjalan lebih berkelanjutan demi mewujudkan visi 'Jember Baru, Jember Maju'. (wd)