logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Gerakan 1200 Nakes Perkuat Layanan Posyandu Anggrek 56 Jamintoro

  • 12 Maret 2026
  • Dibaca 170 Kali
Bagikan Via:
gerakan-1200-nakes-perkuat-layanan-posyandu-anggrek-56-jamintoro-20260313

Gerakan 1200 Nakes Perkuat Layanan Posyandu Anggrek 56 Jamintoro

JEMBER, 12 MARET 2026 – Program Gerakan 1200 Nakes memperkuat layanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Jember, termasuk dalam kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Pos Anggrek 56 Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru pada Rabu, 11 Maret 2026.

Program yang digagas oleh Gus Bupati tersebut menghadirkan tenaga kesehatan untuk mendampingi pelayanan Posyandu di desa-desa, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dasar sekaligus edukasi kesehatan secara lebih dekat. Kehadiran tenaga kesehatan ini terlihat dalam kegiatan Posyandu ILP di Pos Anggrek 56 yang didampingi Bidan wilayah dari Puskesmas Sumberbaru, Bidan Dyah Rahmi Septiani, Amd. Keb. Ia merupakan salah satu tenaga kesehatan yang terlibat dalam Gerakan 1200 Nakes yang bertugas memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat bersama kader Posyandu setempat.
Warga dari berbagai kelompok usia berdatangan untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Ibu hamil, bayi dan balita, hingga lansia mengikuti rangkaian kegiatan Posyandu yang tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Melalui kegiatan ini, seluruh sasaran mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya sekaligus memperoleh pengetahuan kesehatan agar lebih memahami cara menjaga kondisi tubuh dan mencegah penyakit sejak dini. Dalam pelayanan bagi ibu hamil, dilakukan pemeriksaan kehamilan secara menyeluruh untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, terdapat beberapa ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus.
“Di wilayah ini terdapat empat ibu hamil yang memiliki risiko tinggi, sehingga perlu pemantauan lebih lanjut agar kondisi kehamilannya tetap aman,” ujar Dyah.
Pelayananan kesehatan tidak hanya diberikan kepada peserta yang hadir di Posyandu. Bagi sasaran yang belum sempat datang, tenaga kesehatan bersama kader akan melakukan kunjungan langsung ke rumah. Untuk bayi dan balita, pelayanan diawali dengan pemeriksaan tumbuh kembang guna memastikan perkembangan anak sesuai dengan usianya. Setelah pemeriksaan, anak-anak yang memenuhi jadwal mendapatkan imunisasi dasar maupun imunisasi tambahan. Beberapa imunisasi yang diberikan dalam kegiatan Posyandu antara lain DPT, Polio, Rotavirus, IPV, PCV, dan jenis imunisasi lainnya sesuai jadwal pelayanan. Selain itu, bayi dan balita juga mendapatkan pemberian obat cacing sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak sejak dini. Selain pelayanan medis, kegiatan Posyandu ILP juga diisi dengan edukasi kesehatan bagi seluruh peserta. Edukasi tersebut mencakup pentingnya imunisasi, pemantauan kesehatan ibu hamil, hingga pola hidup sehat bagi lansia.

Melalui Gerakan 1200 Nakes, pemerintah daerah berupaya memastikan layanan kesehatan dasar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga kesehatan warga serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelayanan kesehatan sejak dini. (ken)

Galeri Foto