logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Mayang

Gerakan PSN dan 3M Plus Digencarkan, Muspika dan Puskesmas Mayang Ajak Warga Cegah DBD

  • 22 Mei 2026
  • Dibaca 94 Kali
Bagikan Via:
gerakan-psn-dan-3m-plus-digencarkan-muspika-dan-puskesmas-mayang-ajak-warga-cegah-dbd-20260523

Gerakan PSN dan 3M Plus Digencarkan, Muspika dan Puskesmas Mayang Ajak Warga Cegah DBD

JEMBER, 22 MEI 2026 – UPTD Puskesmas Mayang bersama unsur Muspika Kecamatan Mayang menggelar kegiatan penyuluhan, pengawasan langsung, dan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Tulip 53, Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, tepatnya di kediaman Timbul. Kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan itu juga ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Ingat Demam Berdarah, Ingat 3M Plus” yang disosialisasikan langsung kepada masyarakat setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Mayang, jajaran UPTD Puskesmas Mayang, Kepala Desa beserta perangkat Desa Tegalrejo, Ketua dan anggota PKK desa, bidan desa, kader posyandu, serta para ketua RT dan RW. Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan masyarakat itu menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Dalam sambutannya, Camat Mayang Adi Kusnandar menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran DBD.

“Pemberantasan sarang nyamuk bukan hanya tugas petugas kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, mengubur barang bekas, serta langkah tambahan seperti menghindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu, dan memanfaatkan obat nyamuk harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Desa Tegalrejo menjadi pelopor desa sehat agar terhindar dari ancaman penyakit demam berdarah.

Selain memberikan penyuluhan, tim dari UPTD Puskesmas Mayang bersama unsur Muspika turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik di lingkungan sekitar lokasi kegiatan, fasilitas umum, dan pekarangan rumah warga.

Dalam sidak tersebut, petugas menunjukkan secara langsung lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan tempat berkembang biaknya jentik, seperti tempat penampungan air, barang bekas yang tergenang, celah-celah benda, serta area tersembunyi lainnya yang kerap luput dari perhatian warga.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami titik-titik yang harus diperhatikan dan dibersihkan secara rutin demi memutus rantai penyebaran DBD.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, memutus rantai penularan penyakit, serta menekan angka kasus DBD di wilayah Kecamatan Mayang.

UPTD Puskesmas Mayang bersama unsur Muspika berharap gerakan PSN dan penerapan pola hidup bersih dan sehat tidak hanya dilakukan saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan di seluruh desa di Kecamatan Mayang.

Galeri Foto