Gladi Bersih Paskibra Wuluhan Matangkan Kesiapan Jelang Upacara HUT Ke-81 RI
- 16 Agustus 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Gladi Bersih Paskibra Wuluhan Matangkan Kesiapan Jelang Upacara HUT Ke-81 RI
JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 – Sebanyak 27 siswa dan siswi terpilih dari perwakilan sekolah menengah atas di Kecamatan Wuluhan mengikuti gladi bersih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk mematangkan persiapan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. Gladi bersih berlangsung Jumat, 14Agustus 2026 tiga hari menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus.
Kegiatan tersebut menjadi tahapan akhir untuk mengecek kesiapan peserta sekaligus menyelaraskan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan upacara. Tidak hanya Paskibra, gladi bersih juga melibatkan paduan suara sehingga rangkaian simulasi dapat berlangsung mendekati kondisi sebenarnya.
Sebanyak 27 peserta sebelumnya telah menjalani latihan secara rutin setiap hari. Latihan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00. Materi latihan diarahkan pada kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan, serta kemampuan mengikuti aba-aba selama menjalankan tugas.
Pelatihan dipimpin Serka Munawir bersama anggota. Kasi PKKU Kecamatan Wuluhan Ikbal Basit, S.T., turut mendampingi proses latihan bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Wuluhan.
Dalam gladi bersih tersebut, Sekretaris Camat Wuluhan bertindak sebagai pembina upacara. Sementara Serka Munawir menjadi pemimpin upacara. Susunan tersebut disimulasikan secara utuh untuk melihat kesiapan masing-masing petugas sekaligus memastikan koordinasi berjalan sesuai peran.
Kehadiran paduan suara menjadi bagian dari simulasi. Peserta Paskibra berlatih menyesuaikan gerakan dan langkah dengan rangkaian upacara yang berlangsung. Pola tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat koordinasi antara petugas pengibar bendera dengan unsur pendukung lainnya.
Sekretaris Camat Wuluhan melalui komunikasi daring, Sabtu, 15 Agustus 2026, menyampaikan bahwa gladi bersih menjadi bagian penting dalam pemantapan sebelum pelaksanaan upacara.
Menurutnya, simulasi tersebut diperlukan untuk melihat kembali kedisiplinan, kekompakan, serta ketepatan peserta dalam menjalankan tugas. Evaluasi setelah gladi bersih diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan sebelum seluruh petugas menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus.
Selain kemampuan teknis, proses latihan juga menjadi bagian dari pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab peserta. Pengalaman mengikuti rangkaian latihan hingga gladi bersih diharapkan dapat memberikan pembelajaran mengenai kerja sama, konsentrasi, serta kepatuhan terhadap arahan.
Setelah gladi bersih, persiapan diarahkan pada tahap akhir menjelang Upacara Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. Evaluasi hasil simulasi menjadi bagian penting untuk memastikan tidak ada tahapan yang terlewat. Koordinasi antara Paskibra, pelatih, paduan suara, dan unsur pendukung juga perlu dijaga hingga hari pelaksanaan.
Dengan pemantapan tersebut, 27 peserta diharapkan mampu menjalankan tugas secara tertib dan kompak saat upacara berlangsung. Bagi para peserta, tugas sebagai Paskibra tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengalaman untuk belajar disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah. (riz)