Hadiri Kunjungan Menteri PPPA di Ledokombo, Camat Djoni Tegaskan Komitmen Sumberjambe Wujudkan Kawasan Ramah Anak
- 08 Agustus 2026
- Dibaca 274 Kali
Bagikan Via:
Hadiri Kunjungan Menteri PPPA di Ledokombo, Camat Djoni Tegaskan Komitmen Sumberjambe Wujudkan Kawasan Ramah Anak
JEMBER, 08 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan anak dan pelestarian budaya lokal di kawasan Jember timur. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., dalam agenda Kunjungan Kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI pada Festival Egrang XIV Tanoker di Balai Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Sabtu 08 Agustus 2026.
Kehadiran Camat Sumberjambe bersama jajaran Muspika menjadi representasi sinergi antarkecamatan di Kabupaten Jember. Langkah ini mempertegas bahwa isu pemberdayaan perempuan, ruang aman bagi anak, serta pemajuan kebudayaan merupakan agenda bersama yang melintasi batas administratif wilayah.
Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, menyampaikan bahwa momentum kehadiran Menteri PPPA RI harus dimanfaatkan seluruh jajaran pemerintah tingkat kecamatan hingga desa untuk memperkuat ekosistem ramah anak.
"Kami menyambut baik dan siap mengadopsi semangat kegiatan ini di Sumberjambe. Pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kita wajib memastikan perempuan dan anak mendapatkan ruang yang aman untuk berkembang," ujar Djoni di sela-sela acara.
Menurutnya, Kecamatan Sumberjambe dan Ledokombo memiliki kedekatan geografis serta kultur masyarakat yang serupa. Oleh karena itu, keberhasilan pendekatan berbasis komunitas seperti yang dilakukan Tanoker Ledokombo melalui permainan egrang menjadi inspirasi penting bagi pengembangan potensi anak muda di Sumberjambe.
Djoni menilai, permainan tradisional seperti egrang melatih karakter kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama tim. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi penting dalam membentungi generasi muda dari dampak negatif modernisasi.
"Festival Egrang membuktikan bahwa pelestarian budaya bisa berjalan beriringan dengan pemenuhan hak anak. Anak-anak belajar budaya sekaligus bersosialisasi di lingkungan yang aman dan sehat," tambahnya.
Sinergi lintas wilayah ini sejalan dengan arahan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang terus mendorong kolaborasi lintas sektor dan inter-wilayah dalam mengatasi masalah sosial serta penguatan kelompok rentan di Kabupaten Jember.
Djoni berharap, semangat perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan yang digaungkan dalam festival tersebut dapat diimplementasikan secara berkesinambungan di tingkat tapak, termasuk di seluruh desa se-Kecamatan Sumberjambe.
"Pesan ini tidak boleh berhenti setelah festival selesai. Pemerintah Kecamatan Sumberjambe bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat siap memperkuat komunikasi dan program nyata agar perempuan makin berdaya dan anak-anak terindungi," pungkas Djoni.
Rangkaian Festival Egrang XIV Tanoker Ledokombo 2026 ini turut dihadiri pejabat Pemkab Jember, tokoh masyarakat, serta ratusan anak dari berbagai komunitas lokal. (wd)