logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Mahasiswa Unej Edukasi Pemanfaatan Serai dan Jahe Merah Lewat Program Promahadesa di Kranjingan

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 47 Kali
Bagikan Via:
mahasiswa-unej-edukasi-pemanfaatan-serai-dan-jahe-merah-lewat-program-promahadesa-di-kranjingan-20260720

Mahasiswa Unej Edukasi Pemanfaatan Serai dan Jahe Merah Lewat Program Promahadesa di Kranjingan

JEMBER, 20 JULI 2026 - Program Mahasiswa Berdesa (Promahadesa) Universitas Jember (Unej) 2026 kembali hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosialisasi bertajuk "Hilirisasi Apotek Hidup Melalui Serai dan Jahe Merah Karya Perempuan Sebagai Terapi Simtomatik ISPA". Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Senin, 20 Juli 2026, dan diikuti oleh Lurah Kranjingan, kader Posyandu, serta tim mahasiswa Promahadesa Universitas Jember.

Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga). Serai dan jahe merah dipilih karena mudah dibudidayakan di pekarangan rumah serta memiliki manfaat yang telah lama dikenal masyarakat sebagai bahan herbal untuk membantu meredakan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dalam pemaparannya, tim mahasiswa Promahadesa mengenalkan konsep hilirisasi apotek hidup, yakni mengembangkan tanaman obat yang selama ini hanya dimanfaatkan secara sederhana menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong tidak hanya memanfaatkan tanaman sebagai kebutuhan keluarga, tetapi juga melihat peluang pengembangan produk berbasis herbal yang dapat memberikan manfaat ekonomi.

Lurah Kranjingan, Ica Ghea Hernawati, S.STP, M.Si, mengapresiasi pelaksanaan Program Mahasiswa Berdesa Universitas Jember yang dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Jember beserta seluruh mahasiswa Promahadesa yang telah memilih Kelurahan Kranjingan sebagai lokasi kegiatan. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru kepada kader Posyandu dan masyarakat mengenai pemanfaatan serai dan jahe merah yang mudah ditemukan di sekitar rumah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga," ujar Ica.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan langkah penting dalam membangun kemandirian masyarakat di bidang kesehatan. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus disebarluaskan kepada warga lainnya.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi dapat diterapkan di lingkungan masing-masing. Kader Posyandu memiliki peran penting sebagai penyambung informasi kepada masyarakat sehingga semakin banyak keluarga yang memanfaatkan apotek hidup untuk mendukung pola hidup sehat. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kelurahan Kranjingan," tambahnya.

Melalui kegiatan Promahadesa 2026 ini, Universitas Jember bersama Pemerintah Kelurahan Kranjingan menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif. Tidak hanya meningkatkan literasi kesehatan, program tersebut juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesehatan maupun kesejahteraan warga. (sya)

Galeri Foto