logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Hujan Lebat Picu Longsor di Silo Jember, Akses Jalan Desa Mulyorejo Sempat Lumpuh Total

  • 06 Februari 2026
  • Dibaca 487 Kali
Bagikan Via:
hujan-lebat-picu-longsor-di-silo-jember-akses-jalan-desa-mulyorejo-sempat-lumpuh-total-20260206

Hujan Lebat Picu Longsor di Silo Jember, Akses Jalan Desa Mulyorejo Sempat Lumpuh Total

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, pada Kamis malam (5/2/2026). Kejadian tersebut berdampak pada terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan antarwilayah desa. Material longsoran berupa tanah dan lumpur menutup badan jalan dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi mencapai 20 meter. Akibatnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat untuk sementara waktu.

Peristiwa tanah longsor ini dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember pada Jumat pagi (6/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan hasil assessment di lapangan, longsor terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor. Selain itu, kondisi struktur tanah di lokasi yang labil turut memperbesar risiko runtuhan di bahu jalan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi dengan perangkat desa, pelaksanaan assessment lapangan, pembersihan material longsor, hingga pengamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kegiatan penanganan juga didukung dengan dokumentasi sebagai bahan pelaporan dan evaluasi. Proses pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.

Penanganan tanah longsor ini melibatkan personel BPBD Kabupaten Jember, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Perhutani, pemerintah desa, Koramil Silo, Polsek Silo, Destana, relawan Baret Reque, serta warga setempat. Sinergi antarinstansi tersebut mempercepat proses pembersihan dan pengamanan lokasi. Pada Jumat (6/2/2026) pukul 12.50 WIB, kegiatan pembersihan material longsor dinyatakan selesai. Akses jalan yang sebelumnya tertutup kini telah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Meskipun kondisi saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali, BPBD Kabupaten Jember tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga di daerah rawan longsor diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama. Potensi longsor susulan masih dapat terjadi mengingat kondisi tanah yang belum sepenuhnya stabil. BPBD juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan tanda-tanda pergerakan tanah atau keretakan di sekitar permukiman dan jalur transportasi guna menghindari risiko yang lebih besar.

Galeri Foto