logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Sinergi TP PKK Kecamatan Panti, Jemput Bola Layanan Posyandu demi Cetak Generasi Bebas Stunting

  • 22 Mei 2026
  • Dibaca 212 Kali
Bagikan Via:
sinergi-tp-pkk-kecamatan-panti-jemput-bola-layanan-posyandu-demi-cetak-generasi-bebas-stunting-20260522

Sinergi TP PKK Kecamatan Panti, Jemput Bola Layanan Posyandu demi Cetak Generasi Bebas Stunting

JEMBER, 22 MEI 2026 - Dalam upaya mengakselerasi penurunan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Panti menunjukkan komitmen nyata. Melalui gerakan "Jemput Bola", jajaran pengurus TP PKK Kecamatan Panti turun langsung memantau dan membantu pelaksanaan kegiatan di pos-pos Posyandu yang tersebar di seluruh desa di wilayah Kecamatan Panti.

Aksi nyata ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan bentuk pendampingan teknis dan dukungan moral bagi para kader Posyandu di tingkat akar rumput. Ketua TP PKK Kecamatan Panti menegaskan bahwa peran PKK sebagai mitra pemerintah sangat strategis dalam memastikan setiap balita mendapatkan layanan kesehatan dasar yang layak.

Di setiap titik Posyandu yang dikunjungi, kehadiran anggota TP PKK Kecamatan membawa energi baru. Mereka terlibat aktif dalam proses pendaftaran, penimbangan berat badan, hingga pengukuran tinggi badan balita menggunakan alat antropometri yang terstandarisasi. Langkah ini diambil untuk memastikan akurasi data yang akan menjadi basis intervensi kesehatan selanjutnya.

"Kami ingin memastikan tidak ada satu pun balita di wilayah Kecamatan Panti yang luput dari pemantauan. Data yang akurat adalah kunci. Jika ditemukan ada balita dengan grafik pertumbuhan yang melambat (BGM), kami bisa segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," ujar Trias Hendra, Ketua TP PKK Kecamatan Panti di sela-sela kegiatannya.

Selain pemantauan fisik, aspek edukasi menjadi prioritas utama. TP PKK Kecamatan Panti memanfaatkan momentum Posyandu untuk memberikan penyuluhan mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang kaya protein hewani. Uniknya, mereka mendorong para ibu untuk memaksimalkan potensi pangan lokal yang ada di lingkungan sekitar rumah.

Melalui demonstrasi masak sederhana, para kader PKK menunjukkan bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Pemanfaatan telur, ikan air tawar, dan sayuran hasil pekarangan sendiri menjadi pesan utama yang disampaikan. Hal ini sejalan dengan program nasional dalam menciptakan ketahanan pangan tingkat rumah tangga sekaligus mencegah gizi buruk.

Tidak hanya fokus pada balita, TP PKK Kecamatan Panti juga memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil, terutama yang masuk dalam kategori Risiko Tinggi (Risti). Dalam setiap kunjungan ke pos Posyandu, anggota PKK melakukan dialog persuasif untuk memastikan para ibu hamil rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama masa kandungan.

Layanan imunisasi dasar lengkap juga menjadi sorotan. PKK berperan aktif menyisir jadwal imunisasi anak-anak di lingkungan tersebut. Jika ditemukan anak yang terlambat mendapatkan vaksin, kader akan memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya kekebalan kelompok (herd immunity) guna mencegah penyakit menular seperti campak dan polio.

Pelaksanaan Posyandu di wilayah Kecamatan Panti memang memiliki tantangan tersendiri, mulai dari letak geografis beberapa dusun yang cukup sulit dijangkau hingga faktor kesadaran masyarakat yang masih bervariasi. Namun, dengan semangat gotong royong dan koordinasi yang apik antara TP PKK, Pemerintah Kecamatan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas, hambatan tersebut perlahan dapat diatasi.

Camat Panti, Hendra Kusuma S.Sos M.M, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi tanpa lelah dari para ibu PKK. Menurutnya, revitalisasi Posyandu merupakan investasi jangka panjang. "Kesehatan anak-anak kita hari ini adalah cerminan kualitas sumber daya manusia Kecamatan Panti di masa depan. PKK telah menjadi motor penggerak yang luar biasa di lapangan," ungkapnya.

Melalui partisipasi aktif yang konsisten ini, diharapkan angka stunting di Kecamatan Panti dapat terus ditekan hingga mencapai target yang telah ditetapkan. TP PKK Kecamatan Panti bertekad untuk terus mengawal setiap pos Posyandu agar fungsinya sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat yang paling dekat dengan keluarga dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (jha)

Galeri Foto