logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Hadiri Sidang Paripurna, Bupati Jember Berikan Jawaban PU Fraksi-Fraksi

  • 05 Oktober 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
hadiri-sidang-paripurna-bupati-jember-berikan-jawaban-pu-fraksi-fraksi-20261005

Hadiri Sidang Paripurna, Bupati Jember Berikan Jawaban PU Fraksi-Fraksi

JEMBER, 05 OKTOBER 2026 – Usai menghadiri perayaan HUT ke-81 TNI di Kantor Kodim 0824 Jember, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Jember, Senin 05 Oktober 2026.

Sidang paripurna tersebut mengagendakan penyampaian jawaban Bupati Jember atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jember terhadap sejumlah agenda pemerintahan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember menyampaikan bahwa pihak eksekutif telah menyusun jawaban dan menanggapi seluruh pandangan umum fraksi secara lengkap dan terperinci.

“Insyaallah tidak ada yang terlewat. Semua pandangan umum teman-teman fraksi sudah kami jawab dan kami tanggapi. Hal ini juga menunjukkan adanya kesamaan antara eksekutif dan legislatif,” ujar Bupati Jember mengawali sambutannya.

Menurutnya, kesamaan pandangan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD Jember. Sinergi itu juga diperlukan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan stabil.

“Dengan kesamaan ini, kami berharap optimalisasi APBD 2027 dapat diarahkan untuk mendorong pertumbuhan, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan sebagai wujud Jember yang maju,” katanya.

Namun demikian, Pemkab Jember masih menunggu sejumlah kebijakan dan arahan dari pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK Paruh Waktu.

Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember berkomitmen untuk membantu dan memberikan perhatian kepada tenaga PPPK maupun PPPK Paruh Waktu.

Menurutnya, Pemkab Jember tidak akan memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK Paruh Waktu, meskipun kebijakan tersebut memiliki konsekuensi terhadap ruang fiskal daerah.

Jika nantinya pembiayaan PPPK Paruh Waktu menjadi tanggungan pemerintah pusat, lanjut Gus Fawait, kondisi tersebut akan membuka ruang fiskal baru bagi Pemkab Jember.

Ruang fiskal tersebut selanjutnya akan diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat, terutama di sektor kesehatan.

“Pelayanan dasar Kabupaten Jember itu apa saja? Di antaranya kesehatan. Kita sudah punya UHC, kemudian juga Home Care,” ujarnya.

Selain Home Care, Pemkab Jember juga menyiapkan program Mobil Cinta yang rencananya mulai beroperasi pada Kamis mendatang.

Program tersebut akan memberikan layanan antar-jemput pasien kurang mampu dari rumah sakit menuju rumah masing-masing secara gratis.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jember untuk terus memperkuat pelayanan dasar sekaligus memastikan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau. (al)

Galeri Foto