logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Respons Aduan Wadul Guse, Kecamatan Panti Benahi Tata Kelola SPPG untuk Dorong Ekonomi Warga

  • 23 Mei 2026
  • Dibaca 82 Kali
Bagikan Via:
respons-aduan-wadul-guse-kecamatan-panti-benahi-tata-kelola-sppg-untuk-dorong-ekonomi-warga-20260524

Respons Aduan Wadul Guse, Kecamatan Panti Benahi Tata Kelola SPPG untuk Dorong Ekonomi Warga

JEMBER, 23 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Panti bergerak cepat merespons aduan dan aspirasi masyarakat yang masuk melalui program “Wadul Guse”. Langkah tersebut diwujudkan melalui peninjauan lapangan, koordinasi lintas sektoral, serta evaluasi mendalam terhadap pengelolaan dan operasional Satuan Pelayanan Pemanfaatan Gabungan (SPPG) Panti.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan fasilitas publik tersebut mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Program Wadul Guse, yang selama ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara masyarakat dan pemangku kebijakan, kembali membuktikan efektivitasnya. Berdasarkan laporan yang masuk, warga menyoroti sejumlah aspek krusial terkait optimalisasi SPPG Panti, mulai dari pengelolaan infrastruktur, integrasi program pemberdayaan ekonomi, hingga transparansi tata kelola yang dinilai perlu ditingkatkan agar sejalan dengan potensi besar Kecamatan Panti.

Menindaklanjuti hal tersebut, Camat Panti memimpin langsung rapat koordinasi yang dihadiri jajaran perangkat kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan pengelola SPPG Panti. Dalam arahannya, camat menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal resmi pemerintah, termasuk Wadul Guse, bukan sekadar laporan administratif, melainkan amanah dan indikator evaluasi kinerja yang harus segera ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa aduan masyarakat menjadi cerminan harapan besar warga terhadap peningkatan pelayanan publik.

“Aduan masyarakat di Wadul Guse adalah cermin dari harapan besar warga terhadap perbaikan layanan publik. SPPG Panti memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendorong roda perekonomian lokal, khususnya di sektor pertanian dan pemanfaatan sumber daya pangan. Oleh karena itu, penataan ulang, pemeliharaan fasilitas, dan pembenahan manajemen menjadi prioritas utama kami saat ini,” ujarnya.

Masyarakat Kecamatan Panti menyambut baik langkah responsif yang ditunjukkan pemerintah kecamatan. Perwakilan warga menilai transparansi dan ketegasan dalam penataan ulang SPPG Panti dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap fungsi optimal fasilitas milik pemerintah tersebut.

Warga berharap proses pembenahan dilakukan secara konsisten dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kecamatan Panti berharap SPPG Panti tidak hanya menjadi simbol administratif, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Pengawasan berkala juga akan terus dilakukan guna memastikan seluruh lini operasional berjalan sesuai target dan regulasi yang berlaku. (jha)

Galeri Foto