logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Hari Terakhir Verval Pasar Tanjung Jember Rampung, Persiapan Perbaikan dan Penataan Pasar Mulai Diperkuat

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
hari-terakhir-verval-pasar-tanjung-jember-rampung-persiapan-perbaikan-dan-penataan-pasar-mulai-diperkuat-20260811

Hari Terakhir Verval Pasar Tanjung Jember Rampung, Persiapan Perbaikan dan Penataan Pasar Mulai Diperkuat

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Proses verifikasi dan validasi (verval) data pedagang serta lapak di Pasar Tanjung Jember memasuki tahap akhir. Pada hari terakhir pelaksanaan verval, data pedagang dan lapak telah selesai diverifikasi oleh Staff  Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DisKopUKMDag) Jember sebagai bagian penting dari persiapan penataan dan perbaikan Pasar Tanjung agar ke depan dapat menjadi pasar yang lebih tertata, nyaman, aman, dan mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penyelesaian verval menjadi salah satu tahapan penting sebelum rencana perbaikan Pasar Tanjung memasuki proses berikutnya. Data mengenai pedagang dan lokasi lapak dibutuhkan agar penataan pasar tidak hanya berorientasi pada perubahan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan keberadaan para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Dengan selesainya verifikasi dan validasi, pemerintah memiliki dasar data yang lebih jelas untuk mempersiapkan langkah penataan berikutnya. Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bahwa rencana perbaikan Pasar Tanjung dapat dilaksanakan secara lebih terarah, sekaligus memberikan kepastian dalam proses penataan pedagang ketika pembangunan atau perbaikan pasar nantinya dilakukan.

Pasar Tanjung selama ini memiliki posisi penting dalam kegiatan perdagangan di Kabupaten Jember. Pasar yang berada di kawasan pusat kota tersebut tidak hanya menjadi tempat masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi ruang ekonomi bagi banyak pedagang, pelaku usaha kecil, pekerja pasar, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas perdagangan di sekitarnya.

Karena itu, rencana perbaikan Pasar Tanjung tidak sekadar berbicara mengenai pembenahan bangunan. Lebih jauh, penataan pasar diharapkan mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih baik sehingga pedagang dapat berjualan dengan lebih nyaman dan pembeli memperoleh pengalaman berbelanja yang aman, bersih, tertib, dan mudah. Penyelesaian verval menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan perbaikan Pasar Tanjung. Verifikasi dan validasi data pedagang serta lapak dibutuhkan untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan sebelum pemerintah menentukan langkah penataan lebih lanjut.

Data yang akurat menjadi penting karena pasar merupakan kawasan dengan aktivitas yang dinamis. Posisi pedagang, jenis komoditas yang dijual, penggunaan lapak, serta pola aktivitas perdagangan harus diketahui secara baik agar kebijakan penataan tidak menimbulkan persoalan baru. Melalui verval, data yang sebelumnya menjadi dasar administrasi dapat diperiksa kembali dengan kondisi lapangan. Dengan demikian, proses perencanaan perbaikan pasar diharapkan dapat menggunakan data yang lebih aktual dan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana DisKopUKMDag Jember, Ibu Asfita Dewi, S.E, M.M menyampaikan bahwa kegiatan verval hari ini menjadi hari terakhir sebagai progres perbaikan pasar tanjung “Untuk hari ini merupakan hari terakhir verval pedagang dan lapak Pasar Tanjung. Alhamdulillah, seluruh data sudah selesai diverifikasi. Hasil verval ini akan menjadi dasar untuk persiapan tahapan perbaikan dan penataan pasar ke depan” ujarnya.

Tahapan tersebut juga menjadi penting karena rencana perbaikan Pasar Tanjung memiliki kaitan langsung dengan kehidupan para pedagang. Setiap perubahan tata ruang, pengelompokan komoditas, akses pembeli, maupun penempatan pedagang akan berpengaruh terhadap aktivitas perdagangan. Oleh sebab itu, penataan pasar perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang. Pasar yang dibangun atau diperbaiki dengan fasilitas fisik yang baik belum tentu otomatis meningkatkan aktivitas ekonomi apabila penempatan pedagang, akses pengunjung, kebersihan, sirkulasi, serta sistem pengelolaannya tidak dirancang secara terpadu. (HNA)

Galeri Foto