logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Home Care di Patrang, DPMPTSP Jember Hadir Tak Hanya untuk Kesehatan, Tapi Juga Persoalan Warga

  • 04 September 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
home-care-di-patrang-dpmptsp-jember-hadir-tak-hanya-untuk-kesehatan-tapi-juga-persoalan-warga-20260904

Home Care di Patrang, DPMPTSP Jember Hadir Tak Hanya untuk Kesehatan, Tapi Juga Persoalan Warga

JEMBER - Pintu rumah warga menjadi titik awal pelayanan pemerintah dalam program Home Care di Kecamatan Patrang. Bukan sekadar datang untuk melihat kondisi kesehatan, tim juga mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan berupaya mencari jalan keluarnya.

Pelaksanaan Home Care di Kecamatan Patrang melibatkan DPMPTSP Kabupaten Jember, Kepala Puskesmas Patrang, Dinas Sosial, Perumdam Tirta Pandhalungan, Lurah Patrang, serta Tim Home Care Puskesmas Patrang.

Dalam kegiatan tersebut, tim mengunjungi enam sasaran dengan kondisi yang beragam. Mulai dari ibu hamil risiko tinggi, bayi dengan riwayat berat badan lahir rendah, warga dengan penyakit menahun, penyandang disabilitas, hingga lansia yang hidup seorang diri.

Enam sasaran tersebut yakni Ny. Cindiatus, ibu hamil risiko tinggi; By. Syakila, bayi bawah dua tahun dengan riwayat BBLR yang ibunya memiliki diabetes melitus dan hipertensi; Saminem dengan penyakit menahun; Sati, penyandang disabilitas; serta Sariyan, lansia tunggal. Tim juga melakukan kunjungan ke PP Darun Najah.

Namun, Home Care tidak berhenti pada pemeriksaan atau pendampingan kesehatan. Kehadiran lintas sektor memungkinkan berbagai persoalan lain yang ditemukan di lapangan ikut ditindaklanjuti.

Mulai dari persoalan sosial, kebutuhan pelayanan dasar, hingga permasalahan administrasi kependudukan, seperti data warga yang belum sesuai atau bermasalah, menjadi bagian dari perhatian tim.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menegaskan bahwa konsep Home Care memang dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih menyeluruh.

“Home Care ini bukan hanya tentang kesehatan. Ketika kita turun langsung ke masyarakat, kita juga menemukan berbagai persoalan lain, seperti data kependudukan yang bermasalah, persoalan sosial, maupun kebutuhan pelayanan lainnya. Karena itu, kita hadir bersama lintas sektor agar persoalan yang ditemukan bisa langsung dicarikan solusi dan ditindaklanjuti,” ujar Isnaini.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri. Ketika satu persoalan membutuhkan penanganan dari perangkat daerah lain, maka dapat segera dikoordinasikan.

Pendekatan tersebut membuat Home Care menjadi lebih dari sekadar kunjungan. Program ini menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi warga, mendengar persoalan mereka, sekaligus menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan layanan yang tepat.

Dari rumah ke rumah, pemerintah berupaya memastikan tidak ada persoalan warga yang luput dari perhatian. Sebab, pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang memberikan layanan ketika masyarakat datang, tetapi juga tentang hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Galeri Foto