Home Care hingga Revitalisasi Sekolah, Gus Fawait Hadirkan Pelayanan yang Menyentuh Masyarakat
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 56 Kali
Bagikan Via:
Home Care hingga Revitalisasi Sekolah, Gus Fawait Hadirkan Pelayanan yang Menyentuh Masyarakat
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Pelayanan publik yang baik bukan sekadar tentang program dan kebijakan, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan. Semangat itulah yang ditunjukkan Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. menjalankan rangkaian kegiatan bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kecamatan Tanggul, Minggu 18 Oktober 2026. Dua agenda yang menjadi perhatian adalah pelayanan Home Care bagi warga rentan di Desa Darungan dan peninjauan program revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01.
Kegiatan Home Care menjadi salah satu bentuk pelayanan jemput bola Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjangkau masyarakat yang mengalami keterbatasan akses kesehatan. Bersama tim dokter, tenaga kesehatan, dan jajaran OPD, Gus Fawait mendatangi warga di Dusun Sumberbulus, Desa Darungan. Bahkan, rombongan harus menggunakan sepeda motor untuk menjangkau rumah warga karena kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat. Tiga warga yang menjadi sasaran kunjungan tersebut adalah Suna (68), Sugito (69), dan Suri (68).
Kunjungan ini memperlihatkan bahwa perhatian terhadap masyarakat tidak boleh terhalang jarak, usia, maupun keterbatasan fisik. Bagi lansia dan warga yang kesulitan mendatangi fasilitas kesehatan, kehadiran petugas secara langsung dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan medis sekaligus menghubungkan mereka dengan pelayanan sosial dan administrasi yang diperlukan.
Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah perlu memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, termasuk mereka yang tinggal di pelosok desa.
“Hari ini saya datang bersama-sama ke rumah panjenengan semua. Saya ingin memastikan apakah benar warga saya, masyarakat Jember, sudah mendapatkan pelayanan dengan baik,” ujar Gus Fawait saat mengunjungi warga di Desa Darungan.
Usai menjalankan agenda Home Care, perhatian pemerintah berlanjut pada sektor pendidikan. Gus Fawait meninjau langsung progres revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01 yang memperoleh alokasi anggaran hampir Rp3 miliar. Sekolah tersebut mendapatkan revitalisasi untuk 22 ruang, termasuk 14 ruang belajar. Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara ke asrama militer 515 agar pembelajaran siswa tetap berjalan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menekankan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi muda. Ia juga meminta agar pelaksanaan proyek revitalisasi melibatkan tenaga kerja lokal Jember sesuai kebutuhan dan ketentuan, sehingga pembangunan memberikan manfaat bagi pendidikan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan sektor pendidikan terhadap upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Nurul Hafid menekankan bahwa revitalisasi sekolah harus berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“Revitalisasi bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman. Kami berharap pelaksanaannya memperhatikan kualitas pekerjaan dan ketentuan yang berlaku, sehingga fasilitas yang diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran,” ujar Nurul Hafid.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan merupakan dua kebutuhan dasar yang saling melengkapi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Home Care, warga yang membutuhkan perhatian dapat dijangkau secara langsung. Sementara melalui revitalisasi, pemerintah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi generasi penerus.
Dengan keterlibatan kepala OPD dan perangkat daerah terkait, sinergi lintas sektor diharapkan mampu memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas atau terlaksananya kegiatan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan warga.
Dari rumah warga di pelosok Darungan hingga ruang kelas SDN Tanggul Kulon 01, semangat pelayanan tersebut membawa pesan bahwa pembangunan harus menjangkau semua lapisan masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya untuk membangun, tetapi juga untuk mendengar, mendampingi, dan memastikan masyarakat memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. (jin)