Home Care Jember Hadir hingga Pelosok, Bakesbangpol Supervisi Pelayanan di Sumberjambe
- 04 September 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Home Care Jember Hadir hingga Pelosok, Bakesbangpol Supervisi Pelayanan di Sumberjambe
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Program Home Care Kabupaten Jember terus menunjukkan manfaat nyata dengan menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga yang membutuhkan perhatian khusus. Tidak harus datang ke fasilitas kesehatan, masyarakat dengan kondisi tertentu dapat memperoleh pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara langsung di tempat tinggalnya.
Untuk memastikan pelayanan tersebut berjalan sesuai standar dan benar-benar menyentuh masyarakat sasaran, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember melakukan supervisi pelaksanaan program Home Care di Kecamatan Sumberjambe, Jumat 04 September 2026.
Supervisi dipimpin Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., bersama Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., serta jajaran Bakesbangpol. Rombongan diterima langsung oleh Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., didampingi Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah.
Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan untuk melihat kesiapan administrasi dan sarana pendukung, tetapi juga memastikan pelayanan Home Care dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan sesuai protokol yang telah ditetapkan.
Dalam supervisi itu, Indra Tri Purnomo memeriksa kesiapan dasar pelaksanaan Home Care, mulai dari kelengkapan mobil pelayanan, ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, hingga kesiapan data penerima manfaat. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting agar setiap kunjungan kepada masyarakat dapat dilakukan secara efektif, aman, dan sesuai kebutuhan pasien.
Indra juga memberikan arahan kepada jajaran pelaksana mengenai protokol pelaksanaan Home Care. Menurutnya, program tersebut harus dijalankan dengan mengedepankan ketepatan sasaran, kualitas pelayanan, koordinasi antarpihak, serta kesinambungan pemantauan terhadap kondisi penerima manfaat.
“Yang paling penting adalah bagaimana program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan harus tepat sasaran dan dilaksanakan sesuai protokol, sehingga masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian kesehatan secara maksimal,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, sasaran utama Home Care Kabupaten Jember merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dan prioritas pelayanan kesehatan di rumah.
Kelompok tersebut meliputi ibu hamil risiko tinggi (bumil resti), balita stunting usia 0–24 bulan, lansia dengan Kartu Keluarga (KK) tunggal atau lansia terlantar yang masuk desil 1, warga tidak mampu dengan sakit berkepanjangan atau penyakit kronis, penyandang disabilitas dengan penyakit tertentu, serta tokoh agama atau pengasuh pondok pesantren yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Usai melakukan pemeriksaan kesiapan pelayanan, Kepala Bakesbangpol bersama rombongan kemudian turun langsung ke lapangan. Didampingi Camat Sumberjambe, Kepala Puskesmas Sumberjambe dan jajaran terkait, mereka mendatangi rumah sejumlah keluarga penerima manfaat Home Care.
Kunjungan tersebut menyasar beberapa kelompok penerima manfaat, di antaranya anak dengan kondisi stunting, lansia yang hidup seorang diri, ibu hamil risiko tinggi, serta lansia yang mengalami sakit berkepanjangan.
Kehadiran rombongan di rumah penerima manfaat menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan Home Care diberikan kepada masyarakat. Di setiap lokasi, relawan dan tenaga kesehatan Home Care melakukan pemeriksaan serta pengontrolan kondisi kesehatan pasien sesuai kebutuhan masing-masing.
Indra Tri Purnomo juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog langsung dengan keluarga penerima manfaat. Interaksi tersebut menjadi bagian dari supervisi lapangan sekaligus upaya memastikan bahwa program yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember benar-benar hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Dari lima penerima manfaat yang dikunjungi, Indra memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Home Care di Kecamatan Sumberjambe. Ia menilai program tersebut memiliki dampak yang kuat karena pelayanan kesehatan tidak berhenti di fasilitas kesehatan, tetapi bergerak mendatangi masyarakat hingga ke rumah mereka.
Menurutnya, konsep pelayanan langsung seperti ini sangat penting, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya Home Care, kelompok masyarakat prioritas dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara lebih dekat dan berkelanjutan.
“Setelah melihat langsung di lapangan, kami memberikan apresiasi. Program ini benar-benar menyentuh masyarakat. Tenaga kesehatan datang langsung kepada penerima manfaat, memeriksa kondisi mereka dan melakukan pengontrolan. Ini bentuk pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat,” jelasnya.
Supervisi Bakesbangpol tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, tenaga kesehatan, relawan dan perangkat daerah terkait dalam memastikan program Home Care berjalan optimal.
Indra menegaskan, keberhasilan Home Care bukan hanya dilihat dari kesiapan kendaraan, peralatan kesehatan maupun obat-obatan, tetapi terutama dari seberapa jauh pelayanan tersebut mampu menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka.
Program Home Care sendiri merupakan salah satu program andalan Pemerintah Kabupaten Jember yang digagas dan diluncurkan oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki kondisi khusus dan membutuhkan pendampingan kesehatan secara langsung di rumah.
Melalui supervisi dan kunjungan lapangan secara berkala, pelaksanaan Home Care diharapkan semakin terarah, tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember juga terus mendorong agar semangat pelayanan publik tidak hanya hadir di kantor atau fasilitas kesehatan, tetapi benar-benar sampai ke pintu rumah warga yang membutuhkan. (but)