Home Care Kecamatan Bangsalsari Dampingi Dua Ibu Hamil di Dusun Kalisatan
- 26 September 2026
- Dibaca 111 Kali
Bagikan Via:
Home Care Kecamatan Bangsalsari Dampingi Dua Ibu Hamil di Dusun Kalisatan
JEMBER, 26 SEPTEMBER 2026 — Kecamatan Bangsalsari melalui bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) kembali melaksanakan kegiatan Home Care sebagai bentuk pelayanan dan pendampingan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026, menyasar dua warga di Dusun Kalisatan, Desa Bangsalsari, yang tengah menjalani kehamilan dan berada dalam pemantauan tenaga kesehatan Puskesmas Bangsalsari.
Sasaran pertama adalah Fitria, ibu hamil dengan kondisi kehamilan yang membutuhkan pemantauan. Dalam kegiatan tersebut, Fitria mendapatkan bantuan berupa selimut dan daster.
Selanjutnya, tim juga mengunjungi Safitri Ayu Rini, ibu hamil dengan kondisi sungsang. Selain mendapatkan bantuan berupa selimut dan daster, diketahui bahwa administrasi kependudukan yang bersangkutan masih dalam proses karena belum melakukan perpindahan Kartu Keluarga (KK).
Kondisi kehamilan kedua warga tersebut tetap dalam pemantauan Puskesmas Bangsalsari, sehingga perkembangan kesehatan ibu dan kehamilan dapat terus diperhatikan.
Kegiatan Home Care ini merupakan bagian dari upaya Kecamatan Bangsalsari untuk mendekatkan pelayanan sosial kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan pendampingan dan perhatian secara langsung di tempat tinggalnya.
Camat Bangsalsari Beny Armindo Ginting, S.STP., Melalui Kasi PMKS Bangsalsari Novi Arifiani menyampaikan bahwa pendampingan terhadap masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara kecamatan, pemerintah desa dan fasilitas pelayanan kesehatan.
“Home Care bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pendampingan yang tepat. Untuk ibu hamil, pemantauan kondisi kesehatan menjadi hal penting sehingga koordinasi dengan Puskesmas dan pemerintah desa harus terus dilakukan,” ujar Novi.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian administrasi kependudukan bagi warga yang masih memiliki kendala dokumen.
“Administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam memperoleh berbagai pelayanan pemerintah. Karena itu, apabila masih terdapat kendala administrasi, perlu dikoordinasikan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Bangsalsari berharap pendampingan sosial dan kesehatan masyarakat dapat terus berjalan secara terpadu, sehingga warga yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan, perhatian, serta akses bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. (yun)