Homecare Bunga Desaku, Gus Fawait Tekankan Keterkaitan Kesehatan dan Pendidikan Keluarga
- 13 Agustus 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Homecare Bunga Desaku, Gus Fawait Tekankan Keterkaitan Kesehatan dan Pendidikan Keluarga
JEMBER, 14 AGUSTUS 2026 – Program Homecare dalam rangkaian Bunga Desaku di Kecamatan Sumberbaru menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan keluarga. Setelah layanan kesehatan hadir langsung ke rumah warga, perhatian berikutnya diarahkan pada bagaimana pelayanan tersebut dapat terus diperluas dan memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas keluarga.
Kunjungan Homecare pada 9 Agustus 2026 tidak hanya menjadi momentum menghadirkan tenaga kesehatan ke tengah masyarakat. Program ini juga membuka ruang untuk memperkuat keterhubungan antara kesehatan keluarga, pendidikan anak, dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Jember.
Bupati Jember Gus Fawait menegaskan bahwa kesehatan keluarga harus menjadi perhatian dalam pembangunan pendidikan. Menurutnya, keluarga yang sehat akan memiliki kemampuan lebih besar untuk mendukung proses belajar anak-anak di rumah.
“Kalau seluruh keluarga ini sehat, maka pendidikan juga akan lebih baik. Ada banyak keterikatan antara pendidikan dan kesehatan yang harus kita perhatikan. Keluarga yang sehat bisa mendampingi anak-anaknya belajar dengan baik,” ujar Gus Fawait.
Pesan tersebut menjadi penting karena pembangunan pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Peran keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung perkembangan anak. Ketika orang tua dalam kondisi sehat dan memiliki akses pelayanan kesehatan yang memadai, pendampingan terhadap pendidikan anak juga dapat berjalan lebih optimal.
Karena itu, keberadaan Homecare ke depan diharapkan tidak hanya dipandang sebagai layanan ketika masyarakat sedang membutuhkan pertolongan kesehatan. Lebih jauh, layanan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk membangun pola pelayanan kesehatan yang lebih proaktif, dekat dengan keluarga, sekaligus mampu mendeteksi berbagai kebutuhan masyarakat sejak dini.
Bagi masyarakat, pendekatan pelayanan langsung ke rumah memberikan kemudahan tersendiri. Pak Sohim, warga Rowo Tengah, Kecamatan Sumberbaru, menilai Homecare memberikan manfaat besar, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
“Program Homecare ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bagi keluarga yang tidak punya biaya atau kesulitan untuk datang ke fasilitas kesehatan, bisa didatangi langsung oleh pihak Puskesmas. Ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Sohim.
Apa yang disampaikan masyarakat tersebut menjadi catatan penting dalam pengembangan pelayanan publik. Kebutuhan masyarakat bukan hanya soal tersedianya fasilitas, tetapi juga bagaimana pelayanan tersebut dapat dijangkau oleh mereka yang membutuhkan.
Ke depan, penguatan Homecare dapat diarahkan pada perluasan jangkauan pelayanan dan peningkatan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, keluarga, serta sektor pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, persoalan kesehatan tidak ditangani secara terpisah, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih kuat.
Keluarga yang sehat akan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi anak untuk tumbuh dan belajar. Anak yang mendapatkan dukungan kesehatan dan pendidikan secara bersamaan memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan.
Momentum Bunga Desaku di Sumberbaru pun menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak dari masyarakat dan kembali kepada kebutuhan masyarakat. Pelayanan kesehatan yang hadir ke rumah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah yang dapat dirasakan secara langsung.
Dari program ini bukan sekadar menambah jumlah kunjungan, tetapi memastikan setiap pelayanan memberikan dampak yang berkelanjutan. Kesehatan keluarga, pendampingan pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perlu terus ditempatkan dalam satu arah pembangunan.
Dengan memperkuat layanan yang dekat dengan masyarakat, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga tingkat keluarga. Dari keluarga yang sehat, lahir anak-anak yang memiliki kesempatan belajar lebih baik. Dari pendidikan yang kuat, tumbuh generasi yang mampu membawa Jember semakin maju.
Langkah tersebut menjadi bagian dari semangat Jember Baru, Jember Maju.
Membangun Jember tidak hanya melalui program besar, tetapi juga melalui pelayanan yang hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat. HZ)