Petani Jember Apresiasi Pendampingan DTPHP dalam Penyaluran Alsintan, Jadi Lebih Paham dan Percaya Diri
- 17 Juni 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Petani Jember Apresiasi Pendampingan DTPHP dalam Penyaluran Alsintan, Jadi Lebih Paham dan Percaya Diri
JEMBER, 17 JUNI 2026 – Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) APBN Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember tidak hanya memberikan manfaat berupa dukungan sarana produksi bagi petani. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi kelompok tani untuk memahami mekanisme bantuan pemerintah sekaligus pengelolaan alsintan secara tepat dan bertanggung jawab.
Sebanyak 17 kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) penerima bantuan mengikuti kegiatan penyerahan alsintan yang disertai pengarahan dan pendampingan langsung dari jajaran DTPHP Kabupaten Jember. Para petani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan alat, tata kelola kelompok, hingga prosedur administrasi yang harus dipenuhi penerima bantuan.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Setelah acara selesai, sejumlah petani bahkan mengabadikan momen bersama jajaran DTPHP sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian.
Salah satu penerima bantuan, Munir, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, selain menerima alsintan, para petani juga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai proses dan mekanisme bantuan sehingga tidak lagi merasa bingung dalam mengakses program pemerintah.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah, khususnya DTPHP Kabupaten Jember, karena selama proses ini kami diberikan arahan dengan sangat sabar dan jelas. Kami jadi lebih memahami alur pengajuan bantuan, syarat yang harus dipenuhi, hingga bagaimana memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan kelompok tani," ujar Munir.
Ia menambahkan bahwa pendampingan yang diberikan membuat para petani semakin yakin untuk mengembangkan usaha tani mereka. Menurutnya, bantuan alsintan akan sangat membantu petani dalam mempercepat pekerjaan di lapangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
"Kami merasa diperhatikan. Tidak hanya diberi bantuan, tetapi juga dibimbing agar bantuan ini benar-benar bermanfaat. Harapan kami tentu hasil pertanian semakin meningkat dan bisa mendukung program swasembada pangan yang sedang didorong pemerintah," katanya.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian DTPHP Kabupaten Jember, Misnari, menjelaskan bahwa bantuan alsintan merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh penerima memahami fungsi, tata cara penggunaan, serta tanggung jawab dalam mengelola bantuan yang diberikan.
"Kami ingin bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Karena itu, pendampingan dan pembinaan menjadi bagian penting agar alsintan dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kosim yang menekankan pentingnya sinergi antara kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan, dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program bantuan.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga oleh kemampuan kelompok tani dalam memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut untuk kepentingan bersama.
Melalui kegiatan ini, DTPHP Kabupaten Jember berharap bantuan alsintan APBN Tahun Anggaran 2026 dapat memperkuat produktivitas pertanian di berbagai wilayah. Modernisasi alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, dan mendukung peningkatan hasil panen.
Lebih jauh, semangat kolaborasi yang ditunjukkan antara pemerintah dan petani dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan dukungan sarana yang memadai, pendampingan yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif petani, Kabupaten Jember diharapkan mampu terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung keberhasilan swasembada pangan nasional.
Momen kebersamaan yang tercipta pada kegiatan penyerahan bantuan alsintan itu pun menjadi simbol bahwa pembangunan pertanian bukan hanya soal alat dan teknologi, melainkan juga tentang kepercayaan, kerja sama, dan semangat bersama untuk memajukan pertanian Indonesia dari tingkat daerah hingga nasional. (ima)