Homecare Sumberjambe Hadir Menyapa Dani, Warga Disabilitas di Plerean
- 26 September 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Homecare Sumberjambe Hadir Menyapa Dani, Warga Disabilitas di Plerean
JEMBER, 26 SEPTEMBER 2026 – Pelayanan kesehatan tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, tenaga kesehatan justru mendatangi rumah warga untuk memastikan mereka yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Homecare UPTD Puskesmas Sumberjambe, Jumat 25 September 2026. Dari sejumlah sasaran kunjungan, salah satunya adalah Dani, warga penyandang disabilitas yang tinggal di wilayah Dusun Plalangan, Desa Plerean.
Kedatangan tim Homecare menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan secara lebih dekat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk mengakses pelayanan kesehatan secara mandiri. Dengan mendatangi langsung kediaman warga, tenaga kesehatan dapat melihat kondisi mereka sekaligus membangun komunikasi dengan keluarga.
Kegiatan tersebut turut didampingi Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., bersama jajaran pejabat dari OPD Bakesbangpol Kabupaten Jember selaku dinas pengampu. Turut hadir Kepala Desa Plerean H. Ali Mukhlas serta jajaran tim kesehatan UPTD Puskesmas Sumberjambe.
Bagi Dani, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian yang hadir langsung ke tempat tinggalnya. Pelayanan tidak hanya berupa pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, tetapi juga kesempatan bagi petugas untuk berinteraksi dan mengetahui kondisi warga secara lebih dekat.
Camat Umar Faroek mengatakan, kunjungan kepada warga disabilitas menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Ketika ada warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan, maka pelayanan yang harus kita lakukan adalah mendekat. Kita datang ke rumah mereka, kita lihat kondisinya dan kita dengarkan kebutuhannya. Harapannya, tidak ada masyarakat yang merasa luput dari perhatian karena keterbatasan yang mereka miliki,” ujar Faroek.
Menurutnya, pendekatan seperti Homecare juga memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk memahami kehidupan masyarakat secara lebih utuh. Kondisi kesehatan warga sering kali berkaitan dengan kondisi keluarga, lingkungan dan kemampuan mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Yang kita bangun bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga rasa kepedulian. Masyarakat harus merasakan bahwa pemerintah hadir dan mau mendengarkan. Ini yang akan terus kita dorong bersama, melalui kerja sama antara kecamatan, desa dan puskesmas,” lanjutnya.
Selain mengunjungi Dani, tim Homecare juga menyapa sejumlah masyarakat lainnya di Desa Plerean. Sasaran kunjungan meliputi pasien dengan keterbatasan gerak, anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan kesehatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Rangkaian kunjungan itu memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan pendekatan yang sederhana, tetapi memiliki arti penting bagi masyarakat. Petugas hadir bukan hanya untuk memberikan layanan, melainkan juga menyapa, mendengarkan dan memastikan kondisi warga tetap terpantau.
Semangat tersebut sejalan dengan arah pelayanan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang terus mendorong agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat. (wd)