Hujan Lebat Picu Longsor di Sukorambi, Dapur dan Kamar Mandi Rumah Warga Rusak
- 09 Februari 2026
- Dibaca 445 Kali
Bagikan Via:
Hujan Lebat Picu Longsor di Sukorambi, Dapur dan Kamar Mandi Rumah Warga Rusak
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember kembali memicu kejadian bencana tanah longsor. Kali ini, longsor terjadi di Dusun Gendir RT/RW 03/08, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga dan menimbulkan ancaman longsor susulan di sekitar lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendataan dampak.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Jember, kejadian tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 17.35 WIB. Longsor dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Klungkung selama kurang lebih 10 jam sejak Jumat, 6 Februari 2026. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah menjadi jenuh air sehingga struktur tanah tidak mampu menahan beban. Akibatnya, dinding penahan pada bagian dapur dan kamar mandi rumah warga runtuh dan menimbulkan longsoran tanah.
Dampak dari kejadian tersebut berupa longsor dengan ukuran panjang sekitar 4 meter, tinggi 2 meter, dan lebar 2 meter. Satu unit rumah milik warga atas nama Bunarsih, perempuan berusia 54 tahun, dengan jumlah penghuni sebanyak lima jiwa, mengalami kerusakan ringan. Bagian rumah yang terdampak adalah dapur dan kamar mandi yang rusak akibat tertimbun dan tertekan material longsoran. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran karena lokasi rumah berada di area yang masih berpotensi terjadi longsor susulan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan serangkaian upaya penanganan di lokasi. Langkah yang dilakukan meliputi koordinasi dengan unsur terkait, pelaksanaan asesmen lapangan, serta pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, lauk-pauk, makanan siap saji, tambahan gizi, terpal, selimut, matras, paket sandang wanita, peralatan kebersihan, perlengkapan makan, serta peralatan masak. Seluruh kegiatan tersebut juga didukung dengan pendokumentasian sebagai bagian dari laporan penanganan bencana.
Kondisi terkini di lokasi longsor dilaporkan masih dalam situasi rawan. Penghuni rumah terdampak masih bertahan di rumah meskipun terdapat potensi longsor susulan yang dapat mengancam bangunan di sekitarnya. Tim BPBD telah memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar sementara waktu tidak menggunakan dapur dan kamar mandi demi keselamatan. Selain itu, cuaca di lokasi kejadian masih diguyur hujan deras sehingga pemasangan terpal belum dapat dilakukan.
BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah. BPBD juga merekomendasikan kepada dinas terkait untuk melakukan penanganan pascabencana guna mengurangi risiko dan memastikan keselamatan warga. Penanganan lintas sektor diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.