Indonesia Menang, Jember Bersorak: Usai Nobar, Anak Muda Ikut Jaga Kebersihan Alun-Alun Jember
- 06 Oktober 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Indonesia Menang, Jember Bersorak: Usai Nobar, Anak Muda Ikut Jaga Kebersihan Alun-Alun Jember
JEMBER, 06 OKTOBER 2026 – Senin malam, 05 Oktober 2026 menjadi salah satu malam yang penuh cerita bagi masyarakat Jember. Sejak malam, Alun-Alun Jember dipadati warga yang datang untuk menyaksikan nobar pertandingan Indonesia melawan Thailand. Sorak-sorai pecah ketika pertandingan berlangsung ketat hingga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Kemenangan Indonesia melalui drama penalti langsung disambut euforia masyarakat yang memadati Alun-Alun Jember. Bagi para penonton, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil pertandingan. Ada rasa bangga karena Indonesia kembali mencatatkan sejarah baru di dunia sepak bola.
Namun, ketika sorak kemenangan mulai mereda dan masyarakat satu per satu meninggalkan lokasi, cerita lain justru dimulai.
Jarum jam telah mendekati tengah malam. Alun-Alun Jember yang sebelumnya penuh dengan masyarakat masih menyisakan berbagai sampah bekas kegiatan nobar. Botol minuman, kemasan makanan, hingga sampah lainnya terlihat di sejumlah titik.
Di saat sebagian besar masyarakat sudah pulang untuk beristirahat, petugas kebersihan DPRKPLH Jember Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) tetap melanjutkan tugasnya. Mereka bergerak membersihkan kawasan Alun-Alun agar kembali bersih dan nyaman.
Para petugas yang dikoordinatori Miski tidak mengenal kata lelah. Meski suasana sudah sepi dan malam semakin larut, satu per satu sampah dikumpulkan dan dibersihkan.
“Menang atau kalah dalam pertandingan, kebersihan tetap harus kita jaga. Setelah nobar selesai, tugas kami memastikan Alun-Alun kembali bersih. Kami tetap semangat karena tempat ini milik bersama dan harus kita rawat bersama,” ujar Miski.
Yang membuat malam itu terasa berbeda, di tengah aktivitas petugas kebersihan ternyata muncul beberapa anak muda yang ikut membantu memungut sampah.
Salah satunya Candra. Tanpa diminta, ia bersama teman-temannya ikut membersihkan sampah yang masih tertinggal.
“Kami ikut nobar dan menikmati kemenangan Indonesia. Setelah melihat masih ada sampah, rasanya nggak enak kalau langsung pulang. Alun-Alun ini tempat kita bersama, jadi menurut saya membersihkannya juga bisa dimulai dari diri sendiri,” kata Candra.
Malam itu menjadi contoh sederhana bahwa menjaga kebersihan bukan hanya pekerjaan petugas. Ada peran masyarakat yang bisa dilakukan, sekecil apa pun.
Semangat para anak muda tersebut menjadi pesan bahwa kemenangan Indonesia boleh dirayakan, tetapi kebersihan Jember juga harus tetap diperjuangkan. Dari Alun-Alun Jember, gotong royong kembali menunjukkan bahwa lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama. (slt)