logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

PANEN RAYA JAGUNG PRAMUKA JATIM : GUBERNUR JATIM APRESIASI KAK ARUM SABIL!

  • 01 Maret 2026
  • Dibaca 376 Kali
Bagikan Via:
panen-raya-jagung-pramuka-jatim-gubernur-jatim-apresiasi-kak-arum-sabil-20260301

PANEN RAYA JAGUNG PRAMUKA JATIM : GUBERNUR JATIM APRESIASI KAK ARUM SABIL!

DISPORABUDPAR - Gerakan Pramuka kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pembangunan nasional melalui implementasi program ketahanan pangan berbasis kemandirian. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Panen Raya Jagung yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur di Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bumi Green Farm, Banyuwangi, pada Sabtu (28/02).

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi multipihak yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Polda Jawa Timur, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, serta Sage. Sinergi lintas sektor ini menjadi representasi nyata penguatan ekosistem pembangunan berbasis pertanian yang berkelanjutan.
Gubernur Jawa Timur, Kakak Khofifah Indar Parawansa, selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kakak HM. Arum Sabil, atas konsistensinya dalam menginisiasi dan mengembangkan program Pramuka Produktif. Program tersebut dinilai mampu mendorong kemandirian generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
”Produksi jagung Jawa Timur saat ini mencapai 4,8 juta ton, melampaui provinsi lain seperti Jawa Tengah yang berkontribusi sebesar 2,8 juta ton dan Sumatera Utara sebesar 1,3 juta ton, capaian ini menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, bahkan dengan kontribusi hampir dua kali lipat dibandingkan Jawa Tengah,” ujarnya.
Sementara, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kakak HM. Arum Sabil, menegaskan bahwa pengelolaan lahan seluas 50 hektare tersebut merupakan bagian dari kontribusi konkret Kwarda Jatim dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses edukasi dan pemberdayaan generasi muda melalui praktik pertanian modern.
“Gerakan Pramuka merupakan bagian dari arahan Ibu Gubernur Jawa Timur untuk membangun sinergi antara Polri, Pramuka, dan HKTI dalam penguatan ketahanan pangan. Program ini juga terintegrasi dalam rencana tata tanam jagung Polda Jawa Timur pada kuartal IV tahun 2025,” tegasnya.
Secara terpisah, Sekretaris Kwarcab Jember, Kakak Bambang Cipto Wibowo, yang hadir mewakili Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jember, Kakak Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc menyampaikan apresiasi atas capaian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk komitmen strategis dalam mewujudkan swasembada pangan melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian Kwarda Jawa Timur yang telah menjadi pelopor dalam implementasi program Pramuka Produktif. Hal ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun kemandirian generasi muda,” ungkapnya.
Di tengah dinamika global yang menuntut kemandirian pangan, Gerakan Pramuka Jawa Timur hadir sebagai kekuatan moral sekaligus motor penggerak pembangunan berbasis potensi lokal. Dari hamparan ladang jagung, terpatri sebuah pesan kuat bahwa kemandirian bangsa tidak hanya dibangun dari kebijakan, tetapi juga dari aksi nyata yang melibatkan generasi muda sebagai pelaku utama perubahan. Dengan sinergi, konsistensi, dan inovasi, Gerakan Pramuka terus meneguhkan perannya sebagai pilar strategis dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.

Galeri Foto