Insentif Guru Ngaji di Kalisat, Penerima Rasakan Dampak Positif Program Pemkab Jember
- 13 April 2026
- Dibaca 215 Kali
Bagikan Via:
Insentif Guru Ngaji di Kalisat, Penerima Rasakan Dampak Positif Program Pemkab Jember
JEMBER, 13 APRIL 2026 – Program insentif guru ngaji yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember di Kecamatan Kalisat memberikan dampak positif bagi para penerima manfaat yang selama ini mengabdikan diri dalam pendidikan keagamaan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 13 April 2026, di Kantor Kecamatan Kalisat mulai pukul 10.30 hingga 11.30 WIB ini diikuti oleh 34 guru ngaji dari berbagai desa dari wilayah Kecamatan Kalisat, Sukowono, dan Mayang. Para peserta hadir dengan penuh antusias dan mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tertib serta penuh rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
Program ini dinilai sebagai bentuk perhatian nyata dari pemerintah daerah terhadap keberadaan guru ngaji yang selama ini memiliki peran penting dalam membina generasi muda, terutama dalam pembelajaran Al-Qur’an dan pembentukan akhlak. Kehadiran program ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
Fathola, guru ngaji asal Mojogemi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Gus Fawait, sudah memberikan perhatian sekarang kepada guru ngaji, karena dulu mengajar anak-anak mengaji belum mendapatkan insentif seperti ini, akhirnya sekarang bisa dapat berkat Pemkab Jember,” ungkapnya.
Sementara itu, Dwi Qonitatin Hafidhoh, guru ngaji dari Sukowono, juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Tentu saya mengucapkan banyak segala puji syukur dengan adanya program insentif guru ngaji ini, semoga program ini dapat berlanjut sebagaimana mestinya, karena dulunya para guru ngaji mungkin tidak mendapatkan bayaran dari yayasan tempat mengajar, tapi dengan adanya program ini, alhamdulillah bisa mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab Jember,” tuturnya.
Para penerima manfaat mengakui bahwa program ini tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas sebagai pendidik keagamaan di tengah masyarakat serta memperkuat rasa tanggung jawab dalam membina generasi muda.
Dengan adanya program ini, diharapkan para guru ngaji semakin termotivasi untuk terus memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. (bhi)