Inspektorat Dukung Pemerataan Home Care
- 29 Agustus 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Inspektorat Dukung Pemerataan Home Care
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Inspektorat Kabupaten Jember turut mendukung penguatan pelaksanaan program Home Care yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Jember sebagai upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Apel Pemberangkatan Perangkat Daerah Pengampu Home Care di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat 28 Agustus 2026, pukul 07.30 WIB.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan perangkat daerah dalam menyukseskan program Home Care. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar secara langsung di lingkungan tempat tinggalnya.
Inspektorat Kabupaten Jember menjadi bagian dari perangkat daerah yang mendukung pelaksanaan program tersebut melalui penguatan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program. Sinergi antarsektor dinilai penting agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menekankan bahwa program Home Careberangkat dari semangat untuk menghadirkan kesetaraan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik umumnya dapat memperoleh layanan dokter keluarga maupun dokter pribadi. Pemerintah Kabupaten Jember berupaya menghadirkan semangat pelayanan yang sama bagi masyarakat kurang mampu.
"Kalau orang kaya, orang yang berada mempunyai dokter keluarga, mempunyai dokter pribadi. Kami di Jember sedang berjuang untuk mewujudkan mimpi bahwa warga yang tidak mampu juga mempunyai dokter keluarga atau dokter pribadi," ujar Bupati Jember.
Program Home Care menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pelayanan yang hadir langsung di lingkungan tempat tinggal warga, kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun kendala akses diharapkan tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Dalam pelaksanaannya, program Home Care menyasar lima kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih intensif, yaitu lansia tunggal, ibu hamil risiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas, serta masyarakat miskin.
Kelompok tersebut menjadi prioritas karena memiliki kebutuhan pelayanan yang beragam. Lansia tunggal, misalnya, sering menghadapi keterbatasan mobilitas dan minimnya pendampingan. Ibu hamil dengan risiko tinggi membutuhkan pemantauan yang lebih intensif guna mencegah komplikasi. Sementara itu, anak stunting memerlukan pemantauan pertumbuhan dan pemenuhan kebutuhan gizi secara berkelanjutan.
Penyandang disabilitas juga membutuhkan akses pelayanan yang mudah dijangkau dan ramah terhadap kebutuhan mereka. Adapun masyarakat miskin perlu mendapatkan kepastian bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi hambatan untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Plt. Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, S.E., Ak., menyampaikan bahwa keberhasilan program Home Care membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah.
"Program Home Care merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Inspektorat Kabupaten Jember mendukung pelaksanaan program ini melalui penguatan koordinasi dan pengawasan agar pelayanan benar-benar berjalan sesuai sasaran. Kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi kunci agar kelompok masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pendampingan secara optimal," ujar Penny.
Apresiasi terhadap pelaksanaan Home Care Jember juga disampaikan oleh Letjend (Purn) A.M. Putranto. Purnawirawan jenderal kelahiran Jember tersebut menilai sosialisasi sekaligus pelaksanaan program Home Caremerupakan langkah positif dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
"Home Care di Jember ini sesuatu yang sangat luar biasa," ujar Putranto.
Apel pemberangkatan perangkat daerah pengampu sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan Home Care memerlukan kerja sama lintas sektor. Program ini tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan koordinasi yang kuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih menyeluruh.
Melalui Home Care, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pelayanan kesehatan dasar dapat semakin mudah diakses dan menjangkau masyarakat hingga ke lingkungan tempat tinggal mereka. Kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat identifikasi kebutuhan serta memberikan pendampingan yang lebih tepat.
Bagi Inspektorat Kabupaten Jember, program tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat. Dengan penguatan koordinasi, pengawasan, dan keterlibatan seluruh perangkat daerah, Home Carediharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Pada akhirnya, Home Care tidak hanya menjadi program pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mewujudkan kesetaraan akses terhadap layanan dasar. Semangat menghadirkan pelayanan layaknya “dokter keluarga” bagi masyarakat kurang mampu diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kehadiran pemerintah yang semakin dekat dengan warganya. (ily)