Jelang Idulfitri, Kecamatan Jenggawah Perketat Keamanan dan Siaga Bencana
- 16 Maret 2026
- Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
Jelang Idulfitri, Kecamatan Jenggawah Perketat Keamanan dan Siaga Bencana
JEMBER, 16 MARET 2026 - Pemerintah Kecamatan Jenggawah mulai memetakan strategi pengamanan wilayah guna menjamin ketenteraman warga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dipertegas melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Trantibum sekaligus Rapat Koordinasi Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana) yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Jenggawah, Jumat (13/3/2026).
Rapat yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Camat Jenggawah, Soetjahyo, S.P., M.M. Turut hadir jajaran Muspika, di antaranya Danramil 0824/25 Jenggawah Kapten Inf. Suprayitno, Kapolsek Jenggawah Iptu Ferry Andi Christian, S.H., Sekretaris Kecamatan Eko Budi Hartono, S.Sos., serta para kepala desa se-Kecamatan Jenggawah.
Camat Jenggawah, Soetjahyo, menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk menjaga kondusivitas wilayah, terutama dari potensi gangguan ketertiban dan ancaman alam.
"Kami mengimbau keras masyarakat agar tidak menyalakan petasan karena sangat membahayakan keselamatan dan mengganggu ketenangan ibadah. Selain itu, mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi, kewaspadaan terhadap potensi bencana harus ditingkatkan di setiap desa," ujar Soetjahyo dalam arahannya, dikutip Senin, 16 Maret 2026.
Dalam sesi diskusi, isu penggunaan pengeras suara berlebih atau sound horeg menjadi sorotan utama. Peserta rapat menilai kegiatan tersebut mulai meresahkan warga, terutama saat malam hari. Menanggapi hal itu, forum sepakat untuk melakukan penertiban dan pembatasan operasional demi menjaga kenyamanan lingkungan selama bulan Ramadan.
Selain masalah keamanan, Rakor ini juga mengevaluasi penanganan stunting di wilayah Jenggawah. Pemerintah kecamatan mendorong seluruh pihak terkait untuk terus bersinergi agar angka tengkes (stunting) dapat ditekan secara optimal melalui intervensi yang tepat sasaran.
Di sela rapat, diinformasikan pula agenda penyerahan honorarium bagi guru mengaji di delapan desa yang dijadwalkan pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran tenaga pendidik keagamaan di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama unsur Muspika dan jajaran pegawai kecamatan. Momentum ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam memastikan Jenggawah tetap aman dan siap siaga menjelang Idulfitri. (fnd)