Jelang Lebaran, 34 Guru Ngaji di Klungkung Sukorambi Terima Insentif Rp1,5 Juta Tanpa Potongan
- 14 Maret 2026
- Dibaca 648 Kali
Bagikan Via:
Jelang Lebaran, 34 Guru Ngaji di Klungkung Sukorambi Terima Insentif Rp1,5 Juta Tanpa Potongan
JEMBER, 14 MARET 2026 – Menjelang Hari Raya Idulfitri, puluhan guru ngaji di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, menerima kabar menggembirakan. Pemerintah Kabupaten Jember menyalurkan insentif sebesar Rp1,5 juta per orang tanpa potongan biaya, sebagai bentuk perhatian terhadap para pengajar agama yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Balai Desa Klungkung pada Sabtu, 14 Maret 2026 sejak pukul 12.30 WIB. Kegiatan ini difasilitasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember dengan menggandeng Bank Jatim sebagai bank penyalur.
Sebanyak 34 guru ngaji dan satu modin menerima bantuan tersebut. Setiap penerima mendapatkan insentif sebesar Rp1.500.000 yang disalurkan secara utuh tanpa potongan apa pun, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima.
Program ini disebut sebagai salah satu bentuk perhatian Bupati Jember, Muhammad Fawait, terhadap para guru ngaji. Sosok yang akrab disapa Gus Fawait itu dikenal memiliki latar belakang santri dan kiai, sehingga dinilai memahami peran penting guru ngaji dalam membentuk karakter serta akhlak generasi muda.
Kasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Sukorambi, Yuni Soehono, menjelaskan bahwa waktu penyaluran yang berdekatan dengan Idulfitri memang dipilih agar bantuan tersebut dapat membantu kebutuhan para guru ngaji menjelang Lebaran.
“Penyaluran insentif ini dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri dengan harapan dapat membantu para guru ngaji memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran. Ini merupakan bentuk perhatian dari Gus Bupati Jember agar para guru ngaji juga dapat merasakan manfaat dari program ini,” ujarnya.
Salah satu penerima insentif, Ustaz Ridho (39), mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, insentif yang diterima sangat membantu para guru ngaji yang selama ini mengajar secara sukarela di lingkungan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gus Bupati Jember atas perhatian kepada para guru ngaji. Kebijakan ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi dicairkan menjelang Idulfitri sehingga bisa membantu kebutuhan keluarga,” tuturnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap para guru ngaji tetap menjadi pilar penting dalam membangun generasi berakhlak mulia sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (hus)