logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Jember Bersiap ke Popda 2026, Seleksi Atlet Ditekankan Berbasis Prestasi

  • 15 September 2026
  • Dibaca 380 Kali
Bagikan Via:
jember-bersiap-ke-popda-2026-seleksi-atlet-ditekankan-berbasis-prestasi-20260916

Jember Bersiap ke Popda 2026, Seleksi Atlet Ditekankan Berbasis Prestasi

JEMBER, 15 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kepemudaan dan Pariwisata (Disporanudpar) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur yang akan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026.

Rapat persiapan digelar dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, KONI, serta sejumlah cabang olahraga (cabor) prestasi, di aula Hotel Kebon Agung, Selasa 15 September 2026.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Disporabudpar Jember Regar Jeane D. N, Kabid PPO Deta Irama Kasih, Ketua Komisi Ervan Priambodo, serta para ketua atau perwakilan sejumlah cabor prestasi.

Kadisporabudpar Jember Regar Jeane menegaskan, persiapan Popda harus dilakukan secara maksimal, terutama dalam memastikan kebutuhan atlet selama mengikuti ajang di Ngawi. Menurutnya, aspek akomodasi, administrasi perjalanan dinas (SPPD), hingga kemudahan bagi atlet harus dipersiapkan sejak awal.

“Untuk Popda ini kita harus mempersiapkan semuanya secara maksimal. Mulai dari hotel, transportasi sampai bagaimana memberikan kemudahan kepada atlet. Jangan sampai persoalan administrasi justru mengganggu konsentrasi atlet dalam bertanding,” ujar Regar.

Ia menambahkan, dalam menentukan atlet yang diberangkatkan harus mengacu pada data prestasi yang jelas dan terbaru. Skala prioritas juga menjadi salah satu pertimbangan agar kontingen Jember benar-benar diisi atlet yang memiliki peluang memberikan prestasi.

“Kita menggunakan acuan prestasi dan skala prioritas. Data atlet harus update, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi dan prestasi terbaru. Subjektivitas tetap bisa mengikuti, tetapi harus tetap melihat data dan kebutuhan prestasi,” jelasnya.

Regar juga meminta jajaran Disporabudpar untuk membangun koordinasi intensif dengan seluruh cabor. Hal ini penting agar kebutuhan masing-masing atlet dapat dipetakan lebih awal, termasuk persoalan akomodasi, keberangkatan, hingga kebutuhan teknis selama pertandingan.

Dalam rapat tersebut, Bambang turut memberikan masukan terkait keberadaan atlet yang berangkat secara mandiri. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak dipetakan sejak awal, sehingga perlu ada mekanisme yang jelas agar keberadaan atlet mandiri tidak menjadi beban dalam pelaksanaan kontingen.

Sementara itu, Ketua Komisi Ervan Priambodo menekankan pentingnya dukungan KONI dalam kepentingan Popda. Menurutnya, capaian atlet Jember harus diarahkan untuk mampu memberikan kontribusi terhadap prestasi Jawa Timur di tingkat yang lebih tinggi.

“Yang kita lihat bukan hanya prestasi Jember, tetapi bagaimana relevansinya dengan prestasi Jawa Timur. Atlet-atlet yang memiliki potensi untuk membawa nama Jember dan Jawa Timur harus mendapatkan perhatian dan dukungan,” kata Ervan.

Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah awal Pemkab Jember dalam memastikan kontingen Popda 2026 dipersiapkan secara terukur, berbasis data prestasi, serta memberikan dukungan maksimal kepada atlet agar mampu tampil optimal di Ngawi. (mel)

Galeri Foto