logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Jember Cinta Kesehatan Perluas Layanan Kesehatan Gratis, Gus Fawait Targetkan 10.000 Penerima Manfaat

  • 18 Oktober 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
jember-cinta-kesehatan-perluas-layanan-kesehatan-gratis-gus-fawait-targetkan-10000-penerima-manfaat-20261020

Jember Cinta Kesehatan Perluas Layanan Kesehatan Gratis, Gus Fawait Targetkan 10.000 Penerima Manfaat

JEMBER, 18 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Jember Cinta Kesehatan. Salah satu bentuk pelaksanaannya adalah bakti sosial kesehatan berupa operasi bibir sumbing gratis yang digelar bersama Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait hadir langsung untuk melihat pelaksanaan pelayanan dan kondisi pasien yang menjalani operasi.

Bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjangkau masyarakat yang membutuhkan tindakan medis, tetapi menghadapi keterbatasan dalam mengakses pelayanan. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penanganan kesehatan sesuai kebutuhannya tanpa terbebani biaya operasi.

Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan, Pemkab Jember menargetkan sebanyak 10.000 penerima manfaat dari rangkaian bakti sosial kesehatan hingga akhir Desember 2026. Sasaran program tidak terbatas pada warga Kabupaten Jember, tetapi juga mencakup masyarakat dari luar daerah yang membutuhkan layanan.

Menurutnya, program Jember Cinta Kesehatan menjadi salah satu langkah untuk melengkapi Universal Health Coverage (UHC) yang telah diterapkan di Kabupaten Jember. Jaminan pembiayaan kesehatan perlu berjalan beriringan dengan upaya memastikan masyarakat mengetahui dan dapat menjangkau tindakan medis yang dibutuhkan.

“Selain UHC, pengobatan gratis juga perlu dilengkapi dengan kegiatan seperti bakti sosial. Ada masyarakat yang mungkin belum mengetahui atau belum bisa mengikuti pelayanan secara normal, sehingga kami berupaya menjangkau mereka,” jelasnya.

Gus Fawait menilai, keberadaan UHC merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan pembiayaan kesehatan kepada masyarakat. Namun, dalam praktiknya, masih ada warga yang membutuhkan bantuan untuk mengakses jenis pelayanan tertentu. Karena itu, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu pendekatan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum mendapatkan akses secara optimal.

Rangkaian bakti sosial kesehatan melalui program Jember Cinta Kesehatan direncanakan berlanjut hingga akhir Desember 2026 dengan berbagai jenis pelayanan medis. Selain operasi bibir sumbing, pelayanan yang direncanakan meliputi operasi katarak, penanganan kasus kebidanan dan kandungan, serta tindakan medis lainnya.

Kehadiran Bupati dalam pelaksanaan operasi bibir sumbing di RSD dr. Soebandi juga menjadi bagian dari peninjauan langsung terhadap pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan program bakti sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pemkab Jember berharap rangkaian Jember Cinta Kesehatan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh tindakan medis yang diperlukan. Dengan mengombinasikan jaminan pembiayaan melalui UHC dan pelayanan langsung melalui bakti sosial, akses kesehatan diharapkan semakin terbuka bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan. (nay)

Galeri Foto