logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Jember Jadi Tuan Rumah Festival UMKM Nasional, Dorong Ribuan Pelaku Usaha Naik Kelas

  • 21 Juli 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
jember-jadi-tuan-rumah-festival-umkm-nasional-dorong-ribuan-pelaku-usaha-naik-kelas-20260723

Jember Jadi Tuan Rumah Festival UMKM Nasional, Dorong Ribuan Pelaku Usaha Naik Kelas

JEMBER, 21 JULI 2026 – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro 2026 di New Sari Utama Convention Hall, Kabupaten Jember, Selasa 21 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha mikro di Jawa Timur, khususnya Jember, untuk mempercepat proses legalisasi dan perlindungan usaha dalam satu wadah terpadu. Acara yang didukung penuh oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember ini bertujuan memangkas birokrasi sekaligus mempermudah akses layanan bagi para pelaku usaha.

Dalam pembukaannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan pemerintah pusat dan provinsi yang menunjuk Jember sebagai tuan rumah agenda berskala nasional tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal agar semakin berdaya saing.

"Pemerintah Kabupaten Jember siap mendukung penuh berbagai program yang memudahkan pelaku UMKM memperoleh legalitas, perlindungan, serta akses pengembangan usaha. Sinergi ini adalah langkah nyata agar UMKM kita makin berdaya saing," tegas Bupati Fawait dalam sambutannya.

Tak sekadar seremoni, momentum ini juga diwarnai dengan penyerahan berbagai bentuk fasilitasi secara langsung kepada para pelaku usaha mikro. Berbagai dokumen legalitas penting diserahkan, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, Sertifikat Merek, hingga Sertifikat SNI Bina UMK.

Selain itu, para pelaku usaha juga menerima Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, bantuan pengembangan usaha, hingga jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh fasilitasi ini diberikan untuk memberikan kepastian hukum dan jaminan keselamatan kerja bagi para pengusaha mikro.

Untuk memaksimalkan layanan, panitia menyediakan booth interaktif yang menghadirkan berbagai instansi teknis. Melalui booth ini, peserta dapat berkonsultasi secara gratis mengenai perizinan usaha, standardisasi produk, akses pembiayaan modal, hingga perlindungan hukum dari lembaga seperti BPJPH, Kemenkum, BSN, Balai POM, PNM, Jamkrindo, Askrindo, dan Dinas Kesehatan.

Rangkaian kegiatan turut diperkaya dengan dua sesi talkshow edukatif yang membedah berbagai strategi pengembangan usaha. Para pakar menyampaikan materi penting mulai dari pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan hingga teknik mitigasi risiko usaha agar UMKM mampu bertahan dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Penyelenggaraan festival ini mempertegas komitmen Pemkab Jember dan Diskopumdag untuk terus mendampingi para pelaku usaha daerah. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat dan para mitra strategis, UMKM di Kabupaten Jember diharapkan dapat terus naik kelas serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (adh)

Galeri Foto