logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Jember Terima Program Revitalisasi Terbanyak se-Jawa Timur

  • 03 Desember 2025
  • Dibaca 806 Kali
Bagikan Via:
jember-terima-program-revitalisasi-terbanyak-se-jawa-timur-20251203

Jember Terima Program Revitalisasi Terbanyak se-Jawa Timur

PPID.JEMBER - Kemampuan melobi Gus Bupati Fawait, membawa program nasional ke Jember benar-benar terbukti. Salah satunya program revitalisasi sekolah, dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dimana Jember sebagai penerima revitalisasi sekolah terbanyak se-Provinsi Jawa Timur.

Pernyataan itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP), Tri Santoso saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah di Jember, Senin (1/12). Sangking banyaknya, perolehan program revitalisasi sekolah di Jember, jauh melebihi yang diterima Pemkab Banyuwangi. “Banyuwangi cuma ada 40 sekolah, di sini (Jember) ada 142 sekolah," katanya.
Sebanyak 142 sekolah penerima revitalisasi tersebut, tak lain hasil dari kerja keras Gus Bupati Fawait dengan tim Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Bahkan beberapa waktu lalu saat Gus Bupati Fawait menghadiri Sidang Paripurna di gedung DPRD Jember, menegaskan di tahun 2026 Jember kembali memperoleh program revitalisasi sekolah terbesar dengan anggaran sekitar Rp 90 miliar.
Salah satu penerima manfaat program revitalisasi ialah SMPN 2 Sukowono. Nila Tri Wahyuni, Kepala SMPN 2 Sukowono mengaku bersyukur sekolah yang dipimpinnya memperoleh program pusat, dengan anggaran hingga hampir Rp 1,2 miliar. Dana sebesar itu digarap transparan, akuntabel dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.
Pun demikian yang dirasakan Kepala SMPN 3 Puger, Mohamad Solikin. Diakuinya, sekolah yang dipimpinnya mendapatkan berkah revitalisasi hingga Rp 1,3 miliar. Saat ini, proyek fisik di sekolahnya sudah sampai finishing. Sehingga dengan target maksimal penyelesaian hingga 30 Desember 2025 dinilainya sudah dipastikan aman.
Diakui Solikin, berkat program revitalisasi kini sekolahnya ketambahan dua ruang kelas, ruang guru, ruang perpustakaan, UKS dan toilet siswa. "Program Presiden Prabowo revitalisasi sungguh besar manfaatnya. Terlebih di sekolah kami, yang notabene eks sekolah satu atap," tuturnya.
Supaya manfaatnya juga dirasakan orang-orang di sekitar sekolahnya, Solikin melibatkan masyarakat lokal ikut menggarap pembangunan sekolahnya. Bahkan, beberapa material bangunan disuplai orang tua muridnya, yang memang memiliki spesifikasi di bidangnya. "Swakelola ini kami manfaatkan dengan melibatkan warga lokal di sekitar sekolah," akunya. (*)

Galeri Foto